Kapolda NTB Minta Peran Bersama Lindungi Masyarakat

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (10/03/2017)

Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firli menyatakan bahwa melindungi segenap bangsa Indonesia, bukan hanya tugas salah satu instistusi melainkan kewajiban semua pihak. “Seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat pemerintah, dan lainnya,” kata Kapolda saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumbawa, Jumat (10/3).

amdal

Kapolda yang baru beberapa minggu menggantikan Brigjend Pol Drs Umar Septono ini memberikan contoh, jika ditemukan seseorang melakukan tindak pidana, masyarakat diminta tidak main hakim sendiri, melainkan menyerahkannya kepada aparat kepolisian untuk diproses secara hukum. Demikian ketika menemukan pengguna narkoba, dapat dilaporkan ke polisi atau BNN untuk direhabilitasi. “Ini bentuk negara memiliki kewajiban memberikan perlindungan. “Jangan dibiarkan apalagi disisihkan, karena lama-lama nanti dia termarjinalkan,” ujar Kapolda.

Dalam kesempatan itu Kapolda menyampaikan permohonan maaf. Sebab dari 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa baru 14 yang memiliki Polsek. Hal ini mengingat keterbatasan dukungan anggaran dan ketersediaan dukungan pemerintah. Namun, jumlah personel sudah mendekati ideal. Meski demikian berapapun jumlah personil Polri dihadirkan, dirasakan masih kurang jika masih ada masyarakat yang tidak patuh hukum.

Dalam konsep polisi modern, pihaknya lebih mengutamakan pendekatan pencegahan daripada pendekatan represif. Selain itu mengedepankan system polisi masyarakat (Polmas) dengan memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas. Untuk Sumbawa, semua desa sudah memiliki Babhinkamtibmas. Dengan adanya seorang personel polisi di desa segala persoalan bisa diselesaikan dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh lainnya.

Baca Juga  Seorang Hakim Dirampok

Sementara Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan selamat datang atas kunjungan perdana Kapolda Firli beserta rombongan ke daerah ini. Wabup memaparkan secara umum tentang kondisi Sumbawa. Menurutnya, Sumbawa memiliki beragam keunikan budaya dan potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan. Sebagai salah satu kabupaten di NTB, Sumbawa memiliki wilayah terluas dibandingkan daerah lainnya serta sangat kondusif. Meskipun sempat tercoreng dengan kerusuhan yang terjadi 2013 lalu, namun dalam waktu seminggu, kondisi Kamtibmas kembali pulih. “Semua ini tentunya diraih dengan koordinasi dan semangat kebersamaan meski dengan latar belakang yang beragam,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda