Rekonstruksi Pasca Banjir, Wakil Ketua DPR RI Pulang Kampung

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (07/03/2017)

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Sumbawa beberapa waktu yang lalu menyisakan pekerjaan rumah bagi pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kerusakan yang ditimbulkan memerlukan penanganan serius dari pemerintah. Terhadap hal itu, Wakil Ketua DPR RI, H. Fahri Hamzah SE datang ke Kabupaten Sumbawa dalam rangka rekonstruksi pasca banjir. Kedatangan Wakil Ketua DPR RI beserta rombongan disambut Sekda Sumbawa Drs. H. Rasyidi yang didampingi para Kepala OPD lingkup Pemda Sumbawa di ruang rapat H. Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (7/3).

amdal
FH didampingi Kadis PU Lalu Suharmaji dan kepala BWS
FH didampingi Kadis PU Lalu Suharmaji dan kepala BWS (Foto: Humas)

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Sumbawa, Drs. H Rasyidi memaparkan, bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Sumbawa terjadi secara beruntun dari tanggal 8 hingga 12 Februari. Tercatat 14 kecamatan dilanda banjir. Selain banjir Sumbawa bagian selatan mengalami musibah tanah longsor yang mengakibatkan rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan. Selain memutuskan akses transportasi, juga merusak permukiman dan perumahan, drainase, infrastruktur sumberdaya air (bendungan dan saluran irigasi), lahan pertanian, pertambakan, sarana pendidikan dan kesehatan, serta merendam sarana prasarana sosial, dan lainnya. “Dengan dampak kerusakan yang cukup besar yang diakibatkan oleh bencana itu, tentu membutuhkan program-program yang cukup banyak untuk merehabilitasi kembali berbagai sarana dan prasarana publik yang rusak. Namun kami menyadari dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah ini, tentu dukungan pemerintah pusat sangatlah dibutuhkan”, pinta Haji Rasyidi sapaan akrab Sekda Sumbawa.

Baca Juga  Wagub NTB: Sistem Kebencanaan yang Baik Menjadi Keharusan

Wakil Ketua DPR RI, H. Fahri Hamzah SE dalam arahan singkatnya menyampaikan permohonan maaf karena saat banjir menerjang Sumbawa dia tidak bisa datang berkunjung. “Saya tidak bisa pulang waktu itu karena ada beberapa tugas yang harus diselesaikan, seperti mempersiapkan kedatangan tamu dari Arab Saudi,” ungkap Haji Fahri sapaan akrab pejabat negara asal Kabupaten Sumbawa ini.

Fahri mengaku telah mendapatkan data rencana rekonstruksi. Dengan bencana ini diharapkan dapat dijadikan tonggak untuk menggambar peta baru Sumbawa kedepan. Pertama gambar Sumbawa sebelum bencana terutama daerah terdampak, wilayah sungai dan lainnya. Kedua, Sumbawa setelah bencana, dan ketiga, Sumbawa masa depan. “Ini harus kita ajukan sebagai desain rencana Sumbawa masa depan. Supaya apapun perubahan politik terjadi desain perencanaan masa depan tidak berubah”, lanjut FH—sapaan singkatnya.

Apa yang sudah direncanakan secara bersama-sama dengan DPR RI ungkapnya, bisa menjadi undang-undang RTRW. Secara total, keperluan sumber daya terutama dana untuk menyelesaikan seluruh infrastruktur penting harus dihitung. “Khusus daerah terdampak perlu segera dibuat Perda. Segera relokasi besar-besaran. Kita mengantisipasi kalau bisa Sumbawa baru yang kita rancang itu adalah Sumbawa yang bebas bencana alam,” tutup Haji Fahri.

FH bagi bantuan peralatan sekolah kepada siswa korban banjir
FH bagi bantuan peralatan sekolah kepada siswa korban banjir (Foto: Humas)

Selanjutnya, Wakil Ketua DPR RI beserta rombongan melakukan kunjungan ke daerah yang terdampak banjir di Kelurahan Samapuin, dan Kecamatan Moyo Utara. FH menyambangi anak-anak sekolah sekaligus memberikan bantuan. (JEN/SR)

iklan bapenda