Lahan Padi Diterjang Banjir, Petani KSB Dapat Asuransi

oleh -0 views
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (01/03/2017)

amdal

Perhatian Pemda Sumbawa Barat di bawah kepemimpinan Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM—Fud Syaifuddin ST terhadap nasib para petani yang lahannya diterjang banjir dan kekeringan, sungguh luar biasa. Tanaman padi seluas 148 hektar yang didata mengalami rusak berat mendapat asuransi pertanian dari Pemda KSB.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan KSB, Syaiful Ulum SP yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Rabu (28/2) kemarin, mengakui jika hasil pendataan pihaknya, tanaman padi yang rusak dan dipastikan gagal panen seluas 148 hektar. Meliputi 134 hektar rusak akibat rendaman banjir dan cuaca ekstrim tersebar di wilayah Kecamatan Seteluk, Taliwang, dan Brang Ene. Sedangkan 14 hektarnya akibat kekeringan berada di wilayah Kecamatan Jereweh dengan jumlah petani 264 orang. Untuk menanganinya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Jasindo dan memastikan para petani pemilik tanaman padi yang rusak berhak mendapatkan asuransi pertanian. Setiap hektarnya akan diberikan asuransi senilai Rp 6 juta. Jadi total keseluruhannya mencapai Rp 237,6 juta. “Klaim asuransinya sudah diserahkan langsung kepada petani,” kata Syaiful.

Pasca bencana itu, Syaiful mengaku telah menyarankan petani untuk segera melakukan penanaman padi kembali. Sedangkan khusus Kecamatan Jereweh yang rusak akibat kekeringan diarahkan untuk menanam selain padi seperti jagung dan tanaman lain yang tidak membutuhkan banyak air. “Kami juga sudah menghimbau petani jangan sampai memaksakan diri untuk menanam apabila cuaca tidak cocok dengan kondisi tanamannya,” imbuhnya.

Baca Juga  Imigrasi Sumbawa Layani 619 Pasport CJH

Untuk diketahui, petani KSB mendapat Asuransi Tanam Padi (AUTP) seluas 180 hektar per satu musim tanam. Petani di KSB mendapatkan asuransi secara gratis tanpa membayar sepeserpun. Pasalnya pemerintah pusat telah menanggung pembayaran kepada asuransi untuk 114 ribu petani KSB. Sedangkan sisanya 36 ribu ditanggung pemerintah daerah. Total petani KSB yang mendapat jaminan asuransi mencapai 180.000 orang. (HEN/SR)

iklan bapenda