Brang Nore Meluap, Warga Diingatkan Tidak Menyeberang

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (01/03/2017)

Sungai Brang Nore yang memutuskan jalan penghubung Desa Prode 2 dan Pamunga Desa Usar dengan ibukota Kecamatan Plampang, meluap akibat hujan yang mengguyur, Selasa (28/2) kemarin. Kondisi ini membuat masyarakat yang datang dari Plampang ke dua desa tersebut maupun sebaliknya tidak bisa menyeberang. Pasalnya tidak ada jembatan penyebrangan. Bahkan ada beberapa warga yang nekat melintasi sungai berarus deras itu karena ada urusan penting. Untuk menghindari ada korban, petugas Babhinkamtibmas Desa Prode, Bripka Darmawan turun tangan. Ia berdiri di pinggir sungai menghalau dan memperingatkan warga untuk tidak menyeberang. Warga diminta bersabar hingga air surut.

petugas Babhinkamtibmas Desa Prode, Bripka Darmawan turun tangan. Ia berdiri di pinggir sungai menghalau dan memperingatkan warga untuk tidak menyeberang.
petugas Babhinkamtibmas Desa Prode, Bripka Darmawan turun tangan. Ia berdiri di pinggir sungai menghalau dan memperingatkan warga untuk tidak menyeberang.

Kepala Desa Prode 2 Kecamatan Plampang, Abdul Haris mengaku sebelumnya di Brang Nore ada jembatan penyeberangan yang dibangun bersama dengan pembukaan daerah transmigrasi SP Prode 2. Setelah wilayah transmigrasi diambil pemerintah daerah, jembatan tersebut ambruk akibat diterjang banjir. Kades Haris mengaku sudah bosan menyampaikan usulan karena hingga kini belum direspon. Ia berharap pemerintah dapat memprioritaskan usulan tersebut sebab di setiap musim penghujan sungai setempat selalu banjir membuat arus transportasi terhambat terutama anak-anak yang sekolah di SMP, SMA dan SMK di Kota Kecamatan Plampang. Demikian dengan kepentingan masyarakat lainnya. (BUR/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  NTB Dorong "Produk Moringa" Mengglobal