DPRD KSB: PT AMNT Harus Akui Ada Kelalaian

oleh -1 views
Dinata Putrawan ST,
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (28/02/2017)

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendesak PT AMNT mengakui ada kelalaian sehingga terjadi limpasan asam tambang yang menyebabkan tercemarnya Sungai Tongo Loka dan Sungai Sejorong yang alirannya sampai ke laut.

amdal

Ditemui SAMAWAREA, Selasa (28/2), Ketua Komisi III, Dinata Putrawan ST mengaku heran terhadap sikap PT AMNT yang tidak mengakui kelalaiannya dalam mengolah limbah asam tambang sehingga terjadi pencemaran lingkungan. Perusahaan itu selalu beralasan karena faktor cuaca. Padahal menurut Dinata, perusahaan sekelas PT AMNT yang mengedepankan keselamatan dalam bekerja (zero accident), dan diakui dunia, tidak bisa mengantisipasi hal tersebut. karena itu sangat wajar jika pihaknya kembali mempertanyakan standar keselamatan itu terlebih menyangkut masyarakat yang terkena dampak. “Kami juga ingin tanya seberapa banyak limpasan air asam tambang yang mengalir ke sungai. Karena saya melihat biota yang mati akibat asam tambang tersebut adalah biota yang tempat tinggalnya berada di kerongkongan dalam air seperti ikan tuna, sehingga saya takut itu dalam jumlah yang besar. Kalau melihat jenis ikan yang mati tadi, kami mempertanyakan bagaimana dengan asam tambang yang mengalir ke laut apakah laut tidak tercemar juga, terus bagaimana untuk menormalisasikannya,” ujarnya dalam nada tanya.

Dengan tercemarnya lingkungan tersebut, sambung Dinata, bagaimana tanggapan perusahaan terhadap masyarakat yang terkena dampak. Harusnya menjadi perhatian, namun perusahaan belum meresponnya. (HEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Menteri KKP Disarankan Tidak Pilih Dirjen Bermasalah