Pencabulan Marak, Polsek Plampang Giatkan Penyuluhan

oleh -4 views
Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (27/02/2017)

Jajaran Polsek Plampang akan berkoordinasi dengan pihak sekolah di wilayah hukumnya untuk menggiatkan penyuluhan. Pasalnya pada Tahun 2017 ini, kasus pencabulan anak di bawah umur yang melibatkan pelajar baik sebagai pelaku maupun korban, marak terjadi. Dalam dua bulan ini, Polsek menerima 4 kasus asusila tersebut dan semuanya terjadi di wilayah Kecamatan Maronge. “Kami cukup kelimpungan menerima laporan kasus pencabulan anak di bawah umur ini yang terjadi secara beruntun. Ironisnya lagi semua terjadi di wilayah Maronge,” aku Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan kepada SAMAWAREA di ruang kerjanya, Senin (27/2).

iklan bapenda

Sebagian besar pelaku dan korban ungkap Kapolsek, masih berstatus pelajar mulai dari jenjang SMP hingga SMA. Karena itu Ia dan Camat Maronge meminta sekolah untuk bersama-sama menggiatkan penyuluhan dan pembinaan terhadap anak didiknya. Program itu diharapkan masuk dalam program BK. “Kami dari kepolisian siap kapan saja dan kalau kita yang tentukan jadwal kami khawatir akan bertabrakan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah mengingat saat ini menghadapi ujian nasional,” katanya.

Pembinaan itu sangat penting, mengingat kasus itu terus terjadi. Ini harus disikapi serius oleh semua pihak agar tidak ada lagi generasi muda yang terlibat baik sebagai korban maupun pelaku. Orang tua sambung Kapolsek, juga harus berperan aktif untuk melakukan pengawasan melekat terhadap putra putrinya. Orang tua harus mampu mendeteksi sikap dan tingkah laku anak-anaknya. “Tidak melulu diserahkan sepenuhnya kepada sekolah, karena waktu yang dimiliki sekolah sangat terbatas, sedangkan waktu yang paling banyak adalah di lingkungan keluarga,” demikian Sarjan. (BUR/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Bantu Warga Melahirkan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dapat Perhargaan