Perairan Tongo Aman Asam Tambang, Tangkapan Nelayan Melimpah

oleh -7 views
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (26/02/2017)

Sungai Tongo Loka dan Sungai Sejorong, Kecamatan Sekongkang, yang sempat tercemar luapan asam tambang kini sudah benar-benar normal. Hal ini dibuktikan dari hasil tangkapan ikan para nelayan di wilayah Tongo yang melimpah ruah.

amdal

Camat Sekongkang, Syarifuddin S.Pd yang dihubungi SAMAWAREA via telepon seluler, Minggu (26/2), mengakui kondisi dua sungai di wilayahnya saat ini sudah normal. “Memang sebelumnya Sungai Tongo Loka dan Sejorong sempat tercemar limpasan asam tambang. Hasil pertemuan dengan pemerintah daerah, kecamatan dan manajemen PT AMNT, menyimpulkan luapan asam tambang itu karena faktor cuaca yang sangat ekstrim sehingga debit air meningkat dua kali lipat,” kata Syarifuddin.

Kini PH Sungai Sejorong dan Tongo Loka sudah stabil, demikian dengan kondisi laut juga sangat normal. Meski demikian, Syarifuddin berharap PT AMNT harus melakukan sosialisasi terkait kondisi terkini. Sebab masih ada masyarakat yang merasa was-was setelah tersiarnya khabar sungai tercemar asam tambang. “Harus intensifkan sosialisasi agar masyarakat tidak resah dan tidak mudah terbawa isu-isu yang berkembang di luar sana,” sarannya.

Sementara Hafid–salah seorang pedagang ikan di Pasar Maluk Kecamatan Maluk mengaku hasil tangkapan nelayan di perairan Maluk-Sekongkang melimpah. Ia mengaku sering mengambil ikan dari nelayan Tongo. Pedagang dari Labu Lalar Jereweh dan Taliwang juga demikian,” kata Hafid.

Sekarang ikan di pasar melimpah, tapi pembelinya yang kurang. Salah satu penyebabnya karena banyak pedagang ikan keliling yang masuk keluar kampung sehingga para pembeli enggan ke pasar. Disinggung masalah pemcemaran asam tambang yang mengalir ke laut Tongo, Hafid mengaku tidak mengetahuinya. “Saya hanya tahu hasil tangkapan ikan nelayan di Tongo sangat melimpah dan biasanya hasil tangkapan nelayan yang cukup banyak ini bisa bertahan sampai 4 bulan kedepan,” ujarnya.

Baca Juga  KPPU Dukung Pengembangan UMKM di NTB

Sementara General Supervisor Site Communication PT AMNT, H. Ruslan Ahmad mengatakan, setelah ada masukan dari pemerintah daerah, perusahaannya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar terkait kondisi Sungai Tongo Loka dan Sejorong yang sempat terkena limpasan air asam tambang. (HEN/SR)

iklan bapenda