Pengelolaan Sampah di KSB Belum Maksimal

oleh -1 views
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (25/02/2017)

amdal

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa Barat, Amir ST mengakui pengelolaan sampah di KSB masih belum maksimal. Jika mengacu pada standar pengelolaan sampah nasional sangat jauh dari upaya yang dilakukan saat ini. Salah satu faktornya adalah keterbatasan armada dan perlengkapan lainnya. “Kita lihat dari jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat dari 7 kelurahan di Taliwang. Per harinya menghasilkan 25 ton atau 89 meter kubik. Sedangkan yang bisa ditangani hanya 60 meter kubik, sehingga tersisa 29 meter kubik sampah. Sisa inilah yang dapat mencemari lingkungan seperti membakar dapat mencemari udara, dan membuangnya sembarangan dapat membuat saluran tersumbat,” kata Amir saat memberikan laporan pada Peringatan Hari Sampah se-dunia di Terminal Tana Mira dirangkaian dengan gotong-royong membersihkan Terminal dan Pasar Tana Mira, Taliwang, Jum’at (24/2) kemarin. Kegiatan tersebut diikuti seluruh pegawai Pemda KSB, sejumlah partai politik seperti Demokrat dan Nasdem, serta anggota kepolisian, TNI, masyarakat dan tak ketinggalan insan pers.

Gotong-royong

Dengan kondisi ini Amir berharap adanya penambahan armada dan sarana prasarana lainnya untuk mendukung kerja di dinasnya sehingga tekad DLH menjadikan KSB bersih dan bebas sampah bisa terwujud. Untuk diketahui, armada yang dimiliki DLH berjumlah 4 unit, tapi hanya 2 unit yang bisa beroperasi. Demikian juga dengan kendaraan Tossa dari 24 unit hanya 12 unit yang dapat difungsikan. Untuk bak sampah terdapat 10 unit. Dengan kondisi ini idealnya harus memiliki 7 kontainer, dan 20 unit bak sampah. “Jika ini bisa terpenuhi semua permasalahan sampah di Taliwang bisa teratasi,” katanya.

Baca Juga  Sumbawa Menunggu Hasil Swab 6 Warga Tarano dari Kluster Gowa

Ditempat yang sama Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM mengatakan dalam menangani sampah semua elemen harus bekerjasama. “Sampah adalah masalah kita bersama untuk kita atasi. Kecintaan kita terhadap lingkungan yang sehat harus kita tingkatkan,” tuturnya.

Mengenai terbatasnya armada dalam pengelolaan sampah yang dimiliki KSB, Bupati berjanji akan mengusahakan dan mengkomunikasikannya dengan DPRD. Namun Bupati bersyukur dengan adanya acara ini menjadikan masyarakat sadar bahwa lingkungan yang bersih dan sehat sangat penting untuk menghindari masyarakat dari penyakit. Pantauan SAMAWAREA, usai acara peringatan, seluruh tamu undangan yang hadir langsung bergotong-royong membersihkan terminal dan pasar. (HEN/SR)

iklan bapenda