Berkas Pungli Kades Bajo Utan Belum Penuhi Unsur

oleh -0 views
Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Anak Agung Raka DP SH
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (24/02/2017)

Berkas Kasus dugaan pungutan liar (pungli) Prona Desa Labuan Bajo Kecamatan Utan yang diajukan penyidik kepolisian Polres Sumbawa dikembalikan pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Pengembalian ini menurut Kajari Sumbawa melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Anak Agung Raka PD SH, Jumat (24/2), karena masih ada unsur yang belum terpenuhi.

amdal

Unsur tersebut ungkap Agung Raka—sapaan singkat Jaksa ramah ini, terkait dengan pasal yang disangkakan terhadap tiga orang tersangka yakni TM—oknum kades, M (Sekdes) dan H (bendahara desa). Selain itu belum diketahui pasti berapa jumlah pungli yang dilakukan para tersangka. Memang dari keterangan saksi pengurusan sertifikat melalui Prona ini tanpa biaya alias gratis. Namun tidak semua item digratiskan, karena ada beberapa yang ditanggung warga selaku pemohon misalnya materai, patok dan lainnya. “Ini yang belum jelas, untuk itu kami minta dilengkapi,” kata Agung Raka.

Karena itu berkas perkaranya masih P-19. Pihaknya mengembalikan berkas itu ke penyidik kepolisian disertai dengan beberapa petunjuk untuk bisa dipenuhi. Ia membantah pengembalian berkas itu terkait dengan sedikitnya nominal uang yang dipungut. “Tidak ada kaitannya. Sekecil apapun angkanya jika memenuhi unsur pidana akan diproses lanjut,” tandasnya.

Untuk diketahui, tiga aparat Desa Labuan Bajo ini terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Satuan Reskrim Polres Sumbawa. Dari OTT ini diamankan uang senilai Rp 8 juta. Dalam pemeriksaan ketiga tersangka berdalih uang pungutan itu untuk biaya administrasi dan lainnya. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Jadi Tersangka, PL BBA Empang Diperiksa Jaksa