Empat Hari Hilang, Pemancing Ditemukan Mulai Membusuk

oleh -12 views

SUMBAWA BESAR, SR (23/02/2017)

Setelah empat hari menghilang ditelan ombak, jasad I Wayan Suregeg (64) ditemukan seorang nelayan di tengah pencarian tim gabungan anggota Polsek Rhee, Polair dan Basarnas, Kamis (23/2) sekitar pukul 07.20 Wita. Warga Dusun Poto Pedu, Desa Rhee, Kecamatan Rhee ini ditemukan di Pantai Tampar Belo belakang Benur lama di wilayah setempat atau sekitar 1 mil dari TKP.

Menurut Kapolsek Rhee, IPTU I Made Surana yang dihubungi tadi pagi mengatakan, saat itu seorang nelayan warga Desa Luk melihat mayat dalam keadaan terapung. Karena telah tersiar khabar ada seorang warga Poto Pedu yang tenggelam beberapa hari lalu, warga ini langsung melaporkannya ke Basarnas yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi. Jasad korban yang sudah mulai membusuk ini dievakuasi dan dimasukkan ke kantong mayat. Selanjutnya jasad tersebut dibawa ke rumah duka dan dilakukan Visum Et Repertum. Selanjutnya, sekitar pukul 14.00 Wita, korban dikuburkan.

Nelayan Tenggelam

Sementara Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK mengatakan dari hasil identifikasi tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban tenggelam kemungkinan tidak bias berenang atau mungkin ada penyakit lain yang diderita mengingat umur korban sudah udzur.

Seperti diberitakan, I Wayan Serugeg (64) diketahui hilang pada Minggu (19/2) lalu. Sebelumnya korban pamit untuk memancing ikan seorang diri di sekitar perairan Dusun Poto Pedu, tepatnya laut Tampar Belo. Esoknya warga melihat perahu rakit yang digunakan korban terapung di laut. Tidak ada seorang pun di atasnya. Warga sempat melakukan pencarian hingga pukul 20.00 Wita, tapi korban tidak ditemukan. Warga pun melaporkan hal itu ke Polsek Rhee yang kemudian bersama Satuan Polair dan warga setempat melakukan pencarian dengan menyisir sekitar TKP. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  184 Siswa SDN 3 Pemuteran Keracunan Massal, Ini yang Dilakukan Koster