Mahasiswi Tertipu Modus Pengiriman Barang dari Inggris

oleh -1 views
ilustrasi
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (22/02/2017)

Setelah oknum anggota TNI, kali ini giliran mahasiswi yang menjadi korban penipuan dengan modus pengiriman barang dari luar negeri. Adalah Rini Prangko Kartika (30) harus merelakan uang Rp 9,5 juta, melayang. Mahasiswi yang beralamat di Desa Labuan Sumbawa ini tertipu seorang agen jasa pengiriman barang.

amdal

Bermula ketika korban berteman dengan seseorang via Facebook bernama Morgan Farth beralamat di Inggris. Dalam pertemanan itu, Morgan akan memberikan barang elektronik berupa satu unit laptop merk Compact dan HP merk I-phone 5. Barang itu akan langsung dikirim dengan tujuan alamat korban. Tentu saja korban senang. Esoknya, Sabtu (18/2), korban dihubungi seorang perempuan bernama Retno yang mengaku dari jasa pengiriman barang. Retno menginformasikan bahwa barang dari Morgan Farth telah sampai di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dan barang tersebut akan dikirimkan langsung ke alamat korban.  Retno pun meminta korban menstranfer sejumlah uang untuk biaya pengurusan pajak barang. Senin (20/2), korban mengirim uang senilai Rp 9,5 juta melalui ATM BNI ke nomor rekening 100931047839 atas nama Sry Wati. Selasa (21/2), Retno kembali menghubungi korban menginformasikan jika barang kirimannya ditahan oleh pihak kepolisian di Bandara Soekarno-Hatta. Retno meminta korban mengirimkan bukti sertifikat pengiriman barang karena setelah diperiksa polisi di dalam barang paketan tersebut ditemukan sejumlah uang dolar. Di sinilah muncul kecurigaan korban jika dia telah ditipu dan tidak lagi meladeni pelaku.

Baca Juga  Curanmor di Tiga TKP, Tiga Pemuda Diciduk

Kasubag Humas Polres Sumbawa, AKP Waluyo, Rabu (22/2) mengakui telah menerima laporan kasus tindak pidana penipuan melalui media social. Selanjutnya penanganan kasus itu diserahkan ke penyidik Reserse dan Kriminal. (JEN/SR)

 

iklan bapenda