Disidak TP4D, Ruang Rawat Anak RSUD Belum Beres

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (20/02/2017)

Pembangunan Ruang Rawat Anak dan Kelas III RSUD Sumbawa hingga kini belum beres. Padahal kontraktor pelaksana telah diberikan perpanjangan waktu selama 50 hari atas keterlambatan penyelesaian hingga masa kontrak berakhir Desember 2016 lalu. Belum beresnya proyek ini terungkap ketika Tim Pengawal Pembangunan dan Pengawas Pemerintah Daerah (TP4D) bersama Inspektorat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek, Senin (20/2) tadi.

amdal

Ketua TP4D Sumbawa, Erwin Indrapraja SH MH dan Inspektur Inspektorat Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri melakukan pemeriksaan terhadap keseluruhan pengerjaan bangunan tersebut. Hasilnya bangunan belum selesai 100 persen. “Kami datang tidak hanya mengecek persentase fisiknya saja, tapi juga kualitasnya apakah hasil pengerjaan sesuai dengan spesifikasi,” kata Erwin Indrapraja SH MH, Ketua TP4D yang juga Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumbawa, Senin (20/2).

Diakui Erwin, pengerjaan bangunannya hampir mencapai 99 persen. Ada sejumlah pekerjaan minor yang masih belum rampung seperti pemasangan engsel pintu. “Barangnya tersedia, tinggal dipasang dan dikerjakan,” kata Erwin.

Mengenai keterlambatan pengerjaan, Erwin menyatakan telah diberikan perpanjangan waktu 50 hari sesuai pasal 91 Perpres 54 Tahun 2010, karena mengalami kendala akibat bencana alam. Pembangunannya sempat terhambat akibat material yang tidak bisa dikirim karena cuaca buruk.

Inspektur Inspektorat Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri menambahkan bahwa hasil monitoring ini akan dirapatkan untuk mengetahui keseluruhan pembangunannya. Selain di RSUD Sumbawa, pengawasan juga dilakukan terhadap instansi-instansi lain agar pengerjaannya berkualitas dan tepat waktu.

Baca Juga  Kejaksaan Disibukkan Persidangan 4 Terdakwa Kasus Korupsi

Sementara Direktur RSUD Sumbawa, dr. Selvi mengakui pembangunan bangunan baru itu belum selesai 100 persen. Keterlambatan ini akibat bencana alam. Sejumlah barang yang dipesan dari luar daerah terlambat datang karena cuaca buruk. “Dengan adanya kendala itu kami memberikan ruang untuk menyelesaikannya,” kata Selvi, seraya berharap sisa pengerjaan minor dapat segera dituntaskan. (JEN/SR)

 

iklan bapenda