TGB : “Jendral Umar Sangat Menginspirasi”

oleh -0 views
bankntb

Pisah Sambut Kapolda NTB

MATARAM, SR (18/02/2017)

amdal

Brigjen Pol. Drs. Umar Septono resmi mohon pamit setelah beberapa lama menjabat sebagai Kapolda NTB. Jenderal bintang satu ini ditarik ke Mabes Polri dan mendapat jabatan baru sebagai Kakor Sabhara Baharkam Polri. Sebagai penggantinya menjabat Kapolda NTB, Kapolri mempercayakan Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Tengah. Pisah Sambut Kapolda NTB inipun digelar secara resmi oleh Pemerintah Provinsi NTB di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (17/2) malam.
Hadir pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB, TGH M. Zainul Majdi, pejabat lama dan pejabat baru Kapolda NTB masing-masing beserta istri, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) NTB, Kepala SKPD Provinsi NTB, dan tokoh agama, tokoh masyarakat seperti Ketua MUI dan Ketua Paguyuban Etnis di NTB.

Gubernur menyampaikan terimakasih atas sumbangsih yang diberikan pejabat lama Kapolda kepada NTB. “Pak Umar Septono sudah memparipurnakan tugasnya di sini, izinkan saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepemimpinannya yang sangat menginspirasi,” ungkapnya.

Selama bertugas di NTB sejak Juni 2015 hingga Februari 2017, pelayanan masyarakat selalu menjadi prioritas Umar Septono sebagai Kapolda. Contoh bentuk pelayanannya antara lain, membantu penanganan kekeringan di berbagai titik di NTB, membuat Gerakan Empati Seribu Rupiah yakni gerakan mengumpulkan uang seribu rupiah setiap anggota polisi di NTB dari Polsek hingga Polda setiap apel pagi untuk memberikan bantuan sembako dan nasi bungkus kepada masyarakat miskin, membantu penanganan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, mediasi konflik antar kampung dengan musyawarah, sebagai ketua tim penyelesaian sengketa tanah KEK Mandalika, pengamanan daerah pariwisata serta penanganan terorisme.

Baca Juga  Selidiki Dokumen Palsu, Imigrasi Koordinasi dengan Kepolisian

Kepada pejabat baru Kapolda NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) panggilan Gubernur NTB menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas. “NTB ini selalu kebagian orang baik. Dengan Kebaikan hati, terbangunlah NTB kita dan mudah-mudahan lebih baik lagi,” harapnya.

Sementara Jendral Umar Septono, mengaku awalnya mengaku takut mengemban jabatan sebagai Kapolda di NTB, karena merupakan amanah dari tuhan yang bukan untuk dibanggakan dan disombongkan. Pria yang dikenal ramah dengan seluruh golongan masyarakat ini meyakini bahwa konsekuensi pemimpin adalah memberikan keteladanan. “Masih banyak kekurangan yang saya miliki, yang baik hanya milik Allah, dan yang serba kekurangan milik Umar semata. Saya sudah berupaya optimal bertugas di NTB sebagai  sumbangsih agar NTB ini maju. Saya tinggalkan NTB ini penuh ketenangan,” ucapnya.

Di bagian lain Kapolda Baru NTB Brigjen Pol. Drs. Firli, menyampaikan bahwa dirinya siap, jujur, ihlas dan sabar dengan amanah baru yang diberikan. “Di bawah kepemimpinan Gubernur NTB, Polda NTB siap membantu, diminta ataupun tidak diminta. Karena ini merupakan kewajiban bagi kami kepolisian Republik Indonesia,” singkat Firli. (NA/SR)

iklan bapenda