Festival Labangka: Perekat Toleransi dan Promosi Potensi

oleh -1 views
Festival Labangka
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (18/02/2017)

Pantai Labangka Kecamatan Labangka Kabupaten Sumbawa yang kini dikenal memiliki panorama alam yang sangat indah, mendadak ramai, kemarin. Ratusan orang dari beragam suku tumpah ruah di pantai dengan pasir putihnya ini. Gulungan ombak dan suara desirannya menambah semaraknya kegiatan adat dan budaya yang digelar di lokasi tersebut. Sebelumnya para peserta kegiatan yang didominasi pelajar dari SD hingga SMA beriringan melakukan pawai budaya. Mereka mengenakan pakaian dari berbagai umat dan suku terutama yang tinggal di kecamatan bagian selatan Sumbawa ini.

amdal

Festival Labangka 1

Ketua Panitia, M. Tayeb kepada SAMAWAREA mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mempererat toleransi antar umat dan suku yang ada di Labangka. Hal ini mengingat daerah tersebut merupakan daerah transmigrasi yang terdapat beberapa suku yang hidup berdampingan secara damai seperti Suku Bima, Sasak, Bali dan Sumbawa. Selain itu Festival Labangka ini juga untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya setempat.

Kegiatan festival ini disambut antusias masyarakat yang datang tidak hanya dari desa wilayah Labangka tapi juga dari sejumlah kecamatan lain bahkan luar daerah. Hal ini cukup beralasan mengingat kegiatan itu baru pertamakali digelar dan merupakan ajang hiburan tersendiri bagi warga yang jauh dari perkotaan.

Kegiatan Festival Labangka ini akan dijadikan event tahunan dan rencananya Agustus tahun ini juga akan digelar Lomba Surfing dengan mengundang para atlit surfing tingkat nasional. “Desa Labangka yang terletak di pantai selatan Samudra Hindia terdapat obyek wisata surfing yang tidak kalah menarik dengan yang ada di daerah lain di Indonesia bahkan dunia,” katanya Tayeb bangga.

Baca Juga  KKN PPM UTS Sukses Sulap Limbah Jagung Jadi Teh Celup, Jeli, Ensilasi dan Briket

Untuk mengembangkan potensi obyek wisata di Kecamatan Labangka dengan pantai pasir putihnya serta gelombang yang menawan, Tayeb berharap campur tangan pemerintah daerah maupun pihak investor untuk pengelolaannya agar bisa menjadi obyek wisata andalan.

Bau Nyale di Labangka
Bau Nyale di Labangka

Untuk diketahui selain festival adat dan budaya, juga digelar Pesta Adat Bau Nyale tepatnya di Pantai Labangka 5 dari pukul 03.00 dinihari hingga matahari terbit. “Semua pagelaran ini untuk mengangkat potensi yang dimiliki Labangka yang selama ini tersembunyi dan tidak banyak orang mengetahuinya,” kata Camat Labangka, Budi Santoso, S.Sos M.Si, seraya menetapkan kegiatan itu sebagai agenda tahunan dan berencana akan membangun jalan untuk mempermudah akses ke lokasi tersebut. (BUR/SR)

iklan bapenda