Mensos Bantu Masyarakat KSB 21,2 Miliar

oleh -0 views
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (16/02/2017)

Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat senilai Rp 21,2 Miliar. Bantuan yang diserahkan secara simbolis di Pendopo Bupati Sumbawa tersebut terdiri dari Program Keluarga Harapan, Bansos Lansia, Bansos Disabilitas, Beras Sejahtera (Rastra), dan Bantuan Hibah Dalam Negeri.

Untuk rastra sebesar Rp 13,8 miliar yang diperuntukkan bagi 10.096 rumah tangga sasaran (RTS), PKH Rp 7,2 miliar bagi 4.006 keluarga dan bantuan hibah dalam negeri Rp 78 juta. “Secara keseluruhan bansos yang digelontorkan pemerintah untuk 10 kabupaten/kota di NTB mencapai Rp 950 miliar,” sebut Mensos Khofifah saat pengukuhan 723 agen Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) di Lapangan Upacara Graha Fitrah, Sumbawa Barat, Kamis (16/2).

Mensos KKS

Mensos didampingi Bupati dan Wakil Bupati KSB foto bersama dengan penerima Kartu keluarga sejahtera (atas) dan pendamping PKH (foto bawah)
Mensos didampingi Bupati dan Wakil Bupati KSB foto bersama dengan penerima Kartu keluarga sejahtera (atas) dan pendamping PKH (foto bawah)

Khofifah mengatakan saat ini pemerintah melalui Kementerian Sosial tengah gencar melakukan percepatan pengentasan kemiskinan di seluruh wilayah Indonesia dengan mengintegrasikan bantuan sosial dan subsidi dalam satu kartu keluarga sejahtera (KKS). Kartu tersebut memiliki fitur uang elektronik dan tabungan sehingga bisa menampung bansos PKH, pangan, dan subsidi lainnya. Dalam menyalurkan bantuan sosial nontunai, Kemensos bekerjasama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) yakni BRI, Mandiri, BNI, dan BTN. Lokasi ujicoba penyaluran bantuan sosial non tunai PKH di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Tahun 2016 adalah Kota Mataram. Kabupaten Sumbawa Barat sambungnya, menjadi salah satu lokasi perluasan penyaluran non tunai tahun 2017 bersama dengan 7 Kabupaten lainnya. “Total dengan akhir Tahun 2017 akan menjangkau 34 provinsi di 200 kabupaten, 98 kota dan 2.065 kecamatan yang diperuntukkan bagi 3.019.704 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” imbuhnya.

Baca Juga  Hindari Kerumunan, Dinas Dukcapil Buka Pelayanan Online dan Offline

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyarifin MM mengatakan apa yang dilakukan pemerintah daerah merupakan upaya mendidik masyarakat agar mau menabung, bertanggung jawab, disiplin dan jujur. Digandengnya bank dalam penyaluran bantuan menurutnya, salah cara modern agar bantuan yang diberikan bisa lebih efektif dan tepat sasaran. (HEN/SR)

iklan bapenda