Korban Banjir Sumbawa Dapat Jadup 900 Ribu per Jiwa

oleh -2 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (16/02/2017)

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa berjanji akan memberikan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir yang rumahnya hanyut dan rusak berat. Jadup itu diberikan sebesar Rp 900 ribu per jiwa. Janji ini disampaikan Mensos saat mengunjungi pengungsi di Graha Kartika Makodim Sumbawa, Rabu (15/2) kemarin. “Setelah didata Bupati, kami akan memprosesnya, masing-masing jiwa yang rumahnya hanyut akan mendapatkan jatah hidup 900 ribu per bulan,” kata Khofifah—sapaan Mensos.

Untuk mengganti rumahnya hanyut dan memperbaiki yang rusak berat, ungkap Khofifah, itu menjadi tugas kementerian lain. Pihaknya akan mengkoordinasikannya. Ketika direlokasi, Pemda Sumbawa wajib menyiapkan lahan, dan pemerintah pusat yang akan menangani fisiknya. “Bapak ibu tinggal masuk rumah saja karena sudah disiapkan oleh pemerintah,” kata Khofifah yang langsung diiyakan para pengungsi tersebut.

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc yang mendampingi Mensos, menyatakan siap melakukan relokasi. Pihaknya akan menentukan lokasi relokasi dan akan dibicarakan dengan masyarakat secara musyawarah mufakat. “Kami tidak mau sesuka hati menentukan lokasi, tapi dimusyawarahkan. Tapi saya minta masyarakat harus kompak,” tukasnya.

Jika masyarakat sudah siap, pihaknya akan bersurat ke Kementerian Sosial terkait jumlah masyarakat yang membutuhkan rumah. Namun Bupati mengingatkan kepada korban banjir, apabila sudah direlokasi agar tidak kembali lagi ke tempat semula. Sebab rumah bantuan pemerintah tidak bisa dijualbelikan dan diagunkan (dijadikan jaminan). (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Kucurkan Bantuan, Pemda Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Orong Telu