Jangan Ada Siswa Korban Banjir yang Tidak Sekolah

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (14/02/2016)

Banjir bandang yang menerjang Sumbawa menyebabkan banyak anak-anak yang kehilangan kelengkapan sekolahnya. Alat tulis dan seragam sekolah basah dan hanyut terseret arus. Sebagian dari anak-anak ini ragu masuk sekolah karena tidak memiliki seragam layaknya anak-anak lain yang tidak tertimpa banjir. Namun demikian, siswa bersangkutan tak perlu khawatir. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa telah menghimbau kepada semua sekolah untuk tetap menerima siswa korban banjir mengikuti KBM seperti biasa meski dengan fasilitas seadanya. “Jangan sampai ada siswa yang tidak bisa sekolah. Semua harus tetap belajar dalam kondisi apapun meski harus menggunakan pakaian bebas,” tegas Kadis Dikbud Sumbawa, H. Sudirman S.Pd, Senin (13/2) kemarin.

Berdasarkan pantauannya, Kadis yang didampingi Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang Pembinaan SMP, Shalahuddin MA SH, menyebutkan, tidak sedikit siswa yang terkena dampak banjir baik dalam kota maupun luar kota. Dalam kota seperti di Surya Bakti, Gang Teratai dan Karang Bage. Selain kehilangan seragam dan perlengkapan sekolah, anak-anak tersebut juga mengalami trauma. Dikbud Sumbawa telah bekerjasama dengan Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS) khususnya Fakultas Psikologi. Kerjasama tersebut bertujuan untuk menghilangkan trauma bagi siswa yang terdampak banjir. Kadis berharap guru maupun siswa yang terkena banjir tabah dan bersabar. Diharapkan juga bencana cepat berlalu, dan semua dapat menjalani aktifitas sebagaimana biasanya. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Dompet Dhuafa Pendidikan Umumkan Penerima Beasiswa Tahfizh