Masa Tanggap Darurat Bencana Sumbawa Diperpanjang

oleh -2 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (12/02/2017)

Masa tanggap darurat untuk bencana banjir di Kabupaten Sumbawa diperpanjang. Hal ini menyusul masih adanya beberapa kecamatan yang dilanda banjir, Sabtu (11/2) kemarin, seperti Plampang, Maronge, Lape, Lopok, Utan dan Buer. Demikian diungkapkan Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi saat ditemui SAMAWAREA, tadi malam.

amdal

Perpanjangan masa tanggap darurat ini tercetus dalam rapat evaluasi yang dipimpin Wakil Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah dan dihadiri para pejabat Pemprov, anggota DPRD Dapil V NTB yakni Nurdin Ranggabarani SH MH, Hj Rahma JM, Burhanuddin Jafar Salam SH dan Baijuri Bulkiah SH. Rapat itu membicarakan semua kejadian, penanganan, dan tindakan kedaruratan, termasuk penanganan secara serius banjir yang melanda wilayah Moyo Hilir dan Moyo Utara. “Tanggap darurat kami tetapkan 7 Februari kemarin, tapi kenyataannya banjir masih melanda dan titiknya semakin meluas. Otomatis masa tanggap darurat diperpanjang,” tegas Sekda low profil ini.

 

Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi
Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi

Terkait hal ini, tentu program susulan akan disusun kembali, termasuk ketersediaan anggaran APBD yang masih berproses. “Anggaran yang kami gunakan sisa banjir Labuan dan Nijang serta bantuan dari masyarakat dan para donatur,” katanya.

Mengenai besarnya kerugian yang diderita akibat banjir yang menerjang 10 kecamatan ini, Sekda mengaku belum melakukan inventarisir secara detail. Sebab pada masa tanggap darurat 7 hari pertama, fokus bagaimana menyelamatkan jiwa manusia dan memberikan bantuan makanan, minuman, air bersih dan pengobatan. “Untuk kerusakan infrastruktur masih proses pendataan oleh SKPD sesuai bidang tugas masing-masing,” demikian Sekda. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Batu Dulang-Tepal Tagih Janji Gubernur