Banjir Moyo Utara Rendam 3000 Hektar Sawah

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (13/02/2017)

Selain menggenangi seluruh desa, banjir yang menerjang Kecamatan Moyo Utara belum lama ini menyebabkan 3.000 hektar lahan persawahan yang telah ditanami padi, terendam. Tampak lahan tersebut seperti lautan. Dipastikan petani setempat gagal tanam dan gagal panen karena sudah ada tanaman padi yang tumbuh cukup baik.

amdal
Camat Moyo Utara, Tajuddin SH
Camat Moyo Utara, Tajuddin SH

Camat Moyo Utara, Tajuddin SH yang ditemui Sabtu (11/2) mengakui banjir yang menerjang wilayahnya merendam seluruh desa yakni Desa Sebewe, Pungkit, Songkar, Baru Tahan, Kukin, dan Penyaring. Tercatat korban terdampak mencapai 5.669 jiwa dari 1.402 KK. Diakui juga seluas 3.000 hektar tanaman padi terendam dan hanyut. Lahan ini tersebar di beberapa lokasi di antaranya Orong Kale dan Orong Rea.

Bukan hanya itu, akses dari Tahan ke Desa Baru, Sebewe dan Desa Penyaring terputus lantaran air masih tinggi. Demikian dengan Dusun Omo dan Dusun Labuhan Sawo tidak dapat diakses. Tajuddin mengaku belum dapat menaksirkan berapa kerugian yang dialami warga di enam desa tersebut. Ia berharap masyarakat tetap tenang dan waspada serta bersabar dalam menghadapi bencana. Pemerintah bersama seluruh instansi terkait bersama para relawan akan bekerja maksimal dalam membantu masyarakat yang sedang dilanda musibah.

Kades Baru Tahan, Syafruddin
Kades Baru Tahan, Syafruddin

Sementara Kepala Desa Baru Tahan, Syafruddin mengatakan, areal sawah warga yang terendam banjir sekitar 600 hektar. Kondisi ini memastikan petani akan mengalami gagal panen mencapai 30 persen. Sejak banjir pertama menerjang Desa Baru tahan Rabu malam lalu, pemerintah desa selalu memberikan himbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara di masjid untuk lebih waspada terhadap segala kemungkinan yang bakal terjadi. Selanjutnya banjir kembali melanda pemukiman warga pada Kamis dinihari, dan susulan Sabtu pagi. (JEN/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Belum Miliki Tim Ahli, Cagar Budaya di Sumbawa Sulit Disertifikasi