PT SJR Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir

oleh -1 views
CSR PT SJR, Lukman saat menyerahkan bantuan untuk korban banjir kepada petugas Posko Bencana Banjir Kabupaten.
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (11/02/2017)

PT Sumbawa Juta Raya (SJR) menyerahkan bantuan untuk korban banjir Sumbawa. Bantuan berupa 300 dus air meneral dan 200 dus mie instant itu diserahkan melalui posko bencana banjir Kabupaten di Wisma Daerah, Kamis (9/2) lalu.

amdal

CSR PT SJR, Lukman mengatakan, penyerahan bantuan ini sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan PT SJR terhadap korban banjir. Meski tak seberapa, kata dia, paling tidak ini (bantuan) dapat membantu meringankan beban warga yang terkena banjir. ‘’Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat untuk meringankan beban korban banjir,’’ kata Lukman kepada SAMAWAREA, kemarin.

Sebagaimana diberitakan, Kota Sumbawa dikepung banjir, kemarin. Seluruh kelurahan yang dilalui sungai terkena dampaknya. Kelurahan tersebut di antaranya Samapuin, Pekat, Brang Bara, Kelurahan Bugis, Lempeh, dan Brang Biji. Rata-rata ketinggian air mencapai dua meter merendam semua rumah penduduk yang berada di bantaran sungai.

Selain wilayah kota, tiga kecamatan terdekat juga tidak luput dari terjangan banjir. Seperti Kecamatan Moyo Utara, Moyo Hilir dan Sumbawa. Akibatnya ribuan rumah milik warga di tiga kecamatan tersebut terendam. Di Kecamatan Moyo Hilir banjir menggenangi Desa Poto, Kakiang, Moyo Mekar, Ngeru dan Batu Bangka. Sementara di Kecamatan Moyo Utara, banjir menggenangi Desa Sebewe, Malili, Songkar, Pungkit, Nanga Talo dan Baru Tahan.

SJR MUbarak

Berdasarkan informasi sementara yang berhasil dikumpulkan SAMAWAREA, di Kecamatan Moyo Hilir, sedikitnya 730 rumah warga terendam. Sementara di Kecamatan Moyo Utara, banjir yang terjadi sejak Rabu (8\2) lalu, sekitar pukul 21.00 Wita mengakibatkan 1.402 rumah warga terendam air. Sementara itu di Kecamatan Sumbawa, banjir menggenangi wilayah bantaran sungai. Debit air sungai secara tiba-tiba mulai masuk ke pemukiman warga dan merendam sekitar 300 rumah milik warga yang ada di bantaran sungai di Kelurahan Bugis, Brang Bara, Samapuin, Pekat dan Brang Biji. Dalam kejadian ini, ratusan warga terpaksa mengungsi. Adapun ketinggian air bervariasi mulai satu hingga dua meter. Anggota BPBD Sumbawa, bersama aparat TNI dan Polri juga turun langsung membantu evakuasi warga.

Baca Juga  “Semoga Pemimpin Sumbawa Mendatang Lebih Produktif dan Inovatif”

Menurut Lukman, bencana banjir adalah ujian. Karenanya, masyarakat dihimbau untuk tetap tabah dan bersabar. ‘’Mudah-mudahan bencana ini cepat berlalu, dan masyarakat dapat memulai aktifitasnya seperti biasa,’’ harap Barak, akrab bapak dua anak ini disapa. (JEN/SR/ADV)

 

 

iklan bapenda