Tim Pemda Tetapkan Titik Koordinat LAR Ai Ampuk

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (08/02/2017)

Sengketa lahan LAR Ai Ampuk Kecamatan Plampang antar warga dari sejumlah desa yang berbatasan dengan LAR tersebut, akan segera berakhir. Pasalnya, tim Pemda Sumbawa yang dikomandani Kabag Pertanahan, Abdul Haris, turun melakukan pengukuran ulang untuk penetapan titik koordinat atau batas-batas, Rabu (8/2). Dalam pengukuran ini, tim didampingi Camat Plampang, Nawawi S.Sos, Kapolsek IPTU Sarjan, Danposramil dan beberapa kepala desa di antaranya Kades Plampang Jufrianto dan Kades Prode 2. Ikut menyaksikan Ketua LAR, Suaedi S.Pd. Kesepakatan pengukuran ulang tersebut dicapai dalam pertemuan yang digelar Pemda Sumbawa dipimpin Asisten I Sekda Sumbawa, 6 Desember 2016 lalu. Hadir dalam pertemuan itu sejumlah kepala desa yang berbatasan langsung dengan LAR tersebut di antaranya perwakilan kedua belah pihak, Kades Plampang, Kades Usar, UPT Prode 1, 2 dan Prode 3, serta Camat Plampang.LAR Ai Ampuk Pengukuran

amdal

Selama ini LAR Ai Ampuk mengalami penyempitan karena adanya sekelompok masyarakat yang membuka lahan baru untuk pertanian atau lokasi penanaman jagung. Padahal lokasi itu telah dijadikan ladang penggembalaan (LAR) selama belasan tahun. Puncaknya terjadi konflik antara warga dari Desa Selanteh Kecamatan Plampang dan Desa Labangka IV Kecamatan Labangka. Kedua desa ini saling serang yang menyebabkan 4 orang terluka parah. (BUR/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Desember 2019, Pembangunan Pasar Seketeng Selesai