Pansel Terbentuk, 7 Jabatan Lowong Terisi Tunggu APBDP

oleh -0 views
Abdul Malik S.Sos M.Si, Kepala BKD KSB
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (07/02/2017)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sudah membentuk Panitia Seleksi (Pansel) pejabat struktural eselon II untuk mengisi 7 jabatan yang lowong. Berdasarkan surat Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat No. 002/821.2/BKD/201, jabatan yang lowong ini adalah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR), Kepala Badan Pendapatan dan Aset (BPA), Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD), Kepala Dinas Kesehatan (Dikes), Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (DP3), dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A).

amdal

Ditemui SAMAWAREA, Senin (6/2), Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) KSB, Abdul Malik S.Sos., M.Si mengakui pembentukan Pansel setelah berkonsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Untuk mengisi Pansel, pihaknya mengajukan lima nama yang juga telah disetujui KASN. Kelima Anggota Pansel ini terdiri dari internal Pemda KSB yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Aziz SH MH dan Inspektur Inspektorat Adi Mauludin, serta tiga dari eksternal yakni Rektor Universitas Sumbawa Prof. Dr. Syaifudin Iskandar M.Pd, Prof. Dahlanuddin (UNRAM) dan Muhammad Agus Patria, SH MH (Asisten I Gubernur NTB).

Kendati Pansel telah terbentuk, Malik—akrab Kepala BKD KSB ini disapa, belum bisa bekerja karena anggaran yang dialokasikan melalui APBD murni belum 100 persen dan harus menunggu alokasi dari APBD Perubahan. “Kami berharap APBD Perubahan secepatnya diketok agar Pansel bisa melaksanakan tugasnya melakukan uji kompetensi bidang terhadap para pejabat eselon II yang akan mengisi 7 jabatan yang lowong,” ungkap Malik.

Baca Juga  Presiden: Wartawan Sahabat Saya

Terkait adanya keinginan calon peserta mengikuti seleksi lebih dari satu jabatan, menurut Malik, tergantung dari rekomendasi Pansel serta disesuaikan dengan kondisi mengingat seleksi memiliki keterbatasan waktu. (HEN/SR)

iklan bapenda