Genjot PAD dari PLD, Pemprov Gelar Opgab Serentak

oleh -0 views
bankntb

MATARAM, SR (06/02/2017)

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar operasi gabungan (opgab) pendataan kendaraan Plat Luar Daerah (PLD) secara serentak di 10 kabupaten/kota di NTB. Sejumlah instansi pemerintah mulai dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappeda) NTB, Dinas Perhubungan NTB, hingga Kepolisian Daerah (Polda) NTB bersinergi dalam opsgab yang diselenggarakan selama dua hari, Senin (6/2) dan Selasa (7/2).

amdal

Kepala Bappenda NTB, Iswandi mengatakan, pendataan dan sosialiasi kendaraan plat luar daerah dilakukan demi memberi pemahaman kepada masyarakat pengguna kendaraan plat luar yang sudah menetap cukup lama di NTB untuk mau mutasi. Dia menyebutkan, setiap tahunnya ada 8 ribu kendaraan plat luar daerah yang masuk ke NTB. Dari jumlah tersebut, tercatat 3 ribu kendaraan yang telah mutasi ke NTB dan menyumbang sedikitnya Rp 4,3 miliar bagi pendapatan daerah. “Kalau intens, bisa menambah puluhan miliar,” ujarnya di Mataram, Senin (6/2).

Tim Opgab juga menempelkan stiker untuk kendaraan plat luar untuk pendataan. Kendati demikian, Pemprov NTB juga ingin mendata kendaraan plat luar mana saja yang hanya melintas atau telah menetap dalam jangka waktu cukup lama di NTB. Jika hanya beroperasi tak lebih dari tiga bulan, kendaraan plat luar daerah tidak dipermasalahkan asalkan mengantongi izin surat lapor tiba, terutama kendaraan yang bermuatan komersil seperti bus pariwisata. “Kalau lebih tiga bulan, diharapkan ada surat pernyataan untuk mutasi. Prioritas kita mendata, sebab ini potensi pajak daerah,” lanjutnya.

Baca Juga  Kontak dengan Pasien 393, 8 Orang Terjangkit Covid, 1 dari Labuan Jambu Sumbawa

Dia mengungkapkan, belum ada sanksi berupa penahanan lantaran belum diatur dalam perundangan yang berlaku. Tapi jika jumlah kendaraan plat luar terus meningkat, tak menutup kemungkinan adanya peraturan daerah yang mengaturnya. Opsgab untuk kendaraan plat luar juga akan dilakukan secara berkesinambungan, setidaknya sekali dalam sebulan. (NA/SR)

iklan bapenda