Baru Dikerjakan, Jalan Lantung-Ropang Sudah Rusak

oleh -9 views
Ruas Jalan Lantung--Ropang
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (05/02/2017)

Ironis, itulah penilaian yang terlontar ketika melihat hasil proyek hotmix jalan Lantung-Ropang. Baru saja selesai dikerjakan, proyek yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2016 ini sudah rusak di beberapa titik.

amdal

Ketua DPD NasDem Sumbawa, H. Asaat Abdullah ST yang turun langsung ke Ropang kepada SAMAWAREA, Minggu (5/2) menilai kerusakan jalan itu sekitar 40 persen dari total proyek yang baru selesai dikerjakan. “Kondisinya benar-benar memprihatinkan. Baru selesai dikerjakan sudah rusak,” sesal Haji Saat—sapaan mantan Kadis PU ini.

Bukan hanya jalan Lantung—Ropang, Haji saat juga turun ke beberapa wilayah bagian selatan Sumbawa, salah satunya Sempe Kecamatan Lunyuk. Pengerjaan proyek hotmix setempat juga dinilai asal-asalan. Ia berharap pemerintah daerah bisa lebih dalam melihat persoalan ini. Pelaksaanaan proyek diharapkan tidak hanya mengejar kuantitas tapi juga kualitas harus menjadi perhatian utama. Dinas PU sebagai salah satu leading sector tekhnis diharapkan turun ke lapangan untuk kondisi secara langsung. “Tidak hanya menerima laporan dari pelaksana atau pengawas proyek. Laporan itu baiknya dikroscek langsung. Misalnya dengan pihak kecamatan ataupun desa apakah hasil pengerjaannya benar-benar sudah sesuai dengan spek yang disyaratkan,” tukas Haji Saat.

Masukan ini ungkap Haji Saat, sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah termasuk wujud dukungan menjadikan Sumbawa hebat bermartabat. Ia tidak ingin kasus-kasus yang terjadi di daerah lain juga terjadi di Sumbawa. Seperti ada oknum-oknum yang ditahan baik oleh kejaksaan, KPK ataupun intitusi penegak hukum lainnya karena tersangkut persoalan proyek fisik. “Sekali lagi saya hanya coba mengingatkan,” tandasnya.

Baca Juga  Pansus DPRD NTB Setuju Ranperda PD BPR Menjadi PT

Untuk diketahui, pengerjaan hotmix ruas jalan Lantung-Ropang mendapat sorotan para netizen. Foto-foto hasil pengerjaan PT Bunga Raya Lestari (BRL) selaku kontraktor pelaksana itu diupload melalui media social. Foto jalan tersebut adalah titik-titik kerusakan yang tentunya menuai penilaian miring. (JEN/SR)

iklan bapenda