DPRD KSB Desak Dibuat Perbud PDPGR

oleh -1 views
Ketua DPRD KSB, M Nasir
bankntb

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (03/02/2017)

Peraturan Daerah (Perda) Program Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) merupakan produk baru yang dirumuskan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada masa kepemimpinan Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM—Fud Syaifuddin ST. Perda tentang gotong-royong tersebut satu-satunya di Indonesia. Namun dalam pelaksanaan di lapangan harus memiliki landasan teknis berbentuk Peraturan Bupati (Perbup) sebagai acuannya. Sebab Perda PDPGR masih dalam bentuk aturan umum yang sangat perlu adanya aturan turunan untuk implementasinya. Karena itu dinas terkait harus segera merumuskan dan merancang Perbup-nya mengingat pelaksanaan APBD murni telah dilaksanakan.

Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Ketua DPRD KSB, M. Nasir mengatakan Perda PDPGR merupakan aturan yang dibuat untuk mengatur tentang penguatan gotong royong. Perda tersebut memiliki cakupan yang sangat luas, tidak mengatur secara eksplisit tentang pelaksanaan teknis di lapangan sehingga sangat dibutuhkan ada aturan khusus dalam bentuk Perbup. “Kami mendorong semua dinas yang memiliki program PDPGR memiliki Perbup. Yang ada saat ini baru Perbup tentang Bedah Rumah yang ada di Dinas PUPR, sedangkan dinas-dinas lain belum ada,” katanya.

Nasir mendesak pihak terkait segera mengajukan dan merancang draft tentang Perbup. Masalah Perbup ini tidak bisa disepelekan karena berbicara mengenai aturan main sebagai landasan baku dalam penerapannya agar tidak tumpang tindih dan tidak menimbulkan masalah di tingkat masyarakat. “Memang aturan ini masih baru sehingga masih banyak yang harus kita maklumi, dan yang belum memiliki Perbup disesuaikan yang penting profesional dan tanpa ada unsure-unsur politik di dalamnya sehingga pemenuhan hak-hak dasar masyarakat KSB bisa merata, dan yang menjadi tujuan bupati mengurangi angka kemiskinan bisa terealisasi,” harapnya. (HEN/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Bupati Minta Muhammadiyah Perangi Pengaruh LGBT