Disepakati, PT SJR Rekrut 70 Persen Tenaga Lokal

oleh -9 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (02/02/2017)

Manajemen PT Sumbawa Juta Raya (SJR) kembali menggelar pertemuan dengan perwakilan Aliansi Pemuda Lingkar Selatan (APLS). Pertemuan yang digelar di lantai I Kantor Bupati Sumbawa ini dipimpin Bupati, HM Husni Djibril B.Sc, Rabu (1/2). Pertemuan yang dihadiri Kepala Disnakertrans, utusan dari ESDM, dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) ini menghasilkan beberapa kesepakatan.

Kepala Disnakertrans Sumbawa, Ir Syafruddin Nur yang dicegat SAMAWAREA, mengakui jika hasil pertemuan tersebut cukup positif. Dalam pertemuan itu dibicarakan soal porsi tenaga kerja di perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Lantung. Selain itu muncul desakan agar Humas SJR harus ada di empat kecamatan yang masuk daerah lingkar tambang (Lantung, Ropang, Lenangguar, dan Moyo Hulu).

Untuk rekrutmen tenaga kerja ungkap mantan Kadis Peternakan ini, disepakati 70 persen tenaga lokal dan sisanya non lokal. Persentase tenaga lokal bisa bertambah lebih dari 70 persen mengingat perusahaan juga berpikir ekonomis. Sebab dengan jumlah tenaga lokal yang semakin banyak atau sebaliknya non lokal lebih sedikit, akan lebih ekonomis bagi perusahaan.

Sedangkan soal keinginan Aliansi agar pengangkatan Humas SJR di setiap kecamatan lingkar tambang, Ir Syaf menyatakan masih dipertimbangkan pihak SJR karena konsep tersebut tidak ada di manajemen perusahaan. Bahkan perusahaan meminta Aliansi dan Pemda melalui dinas terkait untuk memikirkan konsep dimaksud. Artinya perlu dirumuskan, dikaji atau diformulakan.

Baca Juga  Mengais Rezeki di Negeri Jiran

Ketika ditanya apakah dalam pertemuan itu disinggung soal dugaan SJR menggunaakn BBM bersubsidi dalam operasionalnya sebagaimana orasi sekelompok massa dalam aksi demo belum lama ini, Ir Syaf mengakui tidak ada. Pasalnya, fokus pembicaraan dalam pertemuan itu hanya dua yaitu porsi tenaga kerja dan pengangkatan Humas SJR di empat kecamatan lingkar tambang. (JEN/SR)

iklan bapenda