Usulan RSMA Jadi RS Kabupaten Segera Dijawab Pemprov

oleh -7 views
Kepala Biro (Karo) Humas Pemprov NTB, H Yusron Hadi
bankntb

MATARAM, SR (31/01/2017)

Pemerintah Propinsi NTB akan segera menjawab proposal Pemda Sumbawa yang berharap Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) yang berlokasi di KM 7 ruas jalan Sumbawa—Bima, menjadi rumah sakit kabupaten. “Memang kita masih mengkaji proposal tersebut, dalam waktu tidak terlalu lama akan ada jawaban Pemprov,” kata Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokol Setda Pemprov NTB, H Yusron Hadi saat dihubungi SAMAWAREA di Mataram, Selasa (31/1).

amdal

Namun Haji Yusron—akrab pejabat ini disapa, mengingat kembali hajat semula dibangunnya RSU Provinsi (RSMA) di Pulau Sumbawa. Pemprov membangun RSU rujukan di Pulau Sumbawa tentu dengan itikad ingin menjalankan tanggung jawab pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat khususnya di Pulau Sumbawa. Sebagaimana yang dilakukan belum lama ini yaitu merelokasi RSUD Provinsi ke Dasan Cermen yang hajatnya ingin menghadirkan pelayanan kesehatan terdekat yang berkualitas bagi masyarakat. “Ini semua dibangun agar dapat menjadi rumah sakit rujukan. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Mataram,” katanya.

Untuk diketahui, ungkap Haji Yusron, kehadiran RSU Provinsi di Kabupaten Sumbawa dapat bersinergi dengan RSUD Sumbawa dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang saat ini masih menjadi tantangan bersama yaitu menghadirkan pelayanan yang terjangkau termasuk melalui skema BPJS maupun Jamkesda. “Semuanya sedang kita kaji semoga hasilnya nanti baik bagi kita semua, karena pemerintah provinsi berkomitmen bahwa derajat kesehatan masyarakat salah satu jalan mewujudkan SDM NTB yang berkualitas yang harus kita perjuangkan,” imbuhnya.

Baca Juga  Hadirkan Industri Pengolahan, Gubernur Resmikan Pabrik Concrete Mixer di Samota

Seperti diberitakan, Pemda Sumbawa telah mengirim proposal ke Pemerintah Provinsi NTB berharap Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) yang berlokasi di KM 7 ruas jalan Sumbawa—Bima, menjadi rumah sakit kabupaten. Sebab untuk membangun rumah sakit yang baru selain harus mencari lahan juga membutuhkan biaya yang cukup besar. Ketika usulan ini direalisasi propinsi maka tidak perlu membangun rumah sakit baru yang selama ini sudah masuk perencanaan, demikian Kepala Bappeda Sumbawa, Ir. H. Iskandar M.Ec., Dev.

Ketika RSMA sudah dialihkan menjadi milik Pemda Sumbawa, rumah sakit tersebut akan dikembangkan dan rumah sakit lama di Jalan Garuda tetap digunakan. Namun jika tidak disetujui, lanjutnya, dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Kabupaten Sumbawa, sudah mencanangkan untuk rumah sakit baru yang refresentatif. Saat ini sedang dicari lokasi yang strategis. Salah satu calon lokasi adalah BBU Sering. (NA/SR)

iklan bapenda