TGB Minta Polisi Usut Motif dan Beking Ajaran Sesat RMA

oleh -2 views
Gubernur NTB, TGKH M. Zainul Majdi
bankntb

MATARAM, SR (31/01/2017)

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGKH Muhammad Zainul Majdi meminta aparat kepolisian menyelidiki motif di balik penyebaran ajaran sesat yang dilakukan perempuan berinisial ‘SA’ di Kota Mataram. “Perlu dicermati, dia menyewa ruko yang mahal, dia punya selebaran yang cukup bagus, menurut saya perlu dicek juga siapa yang ada di belakangnya. kita perlu tahu apakah itu berdiri sendiri atau ada pihak yang ingin membuat keresahan,” tukasnya di Mataram, Selasa (31/1).

amdal

Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan populernya juga meminta masyarakat proaktif melaporkan kegiatan keagamaan yang dinilai menyimpang, apapun agamanya. “Pokoknya yang aneh-aneh atau yang gitu-gitu beritahu, kita cepat tutup,” ucapnya.

Ia mengapresiasi tindakan proaktif Kepolisian Daerah (Polda) NTB yang melakukan mediasi dengan Majelis Ulama Islam (MUI) NTB bersama penyebar ajaran sesat, Senin (30/1). Menurutnya kondusifitas menjadi prioritas utama. Penindakan tegas dari pemerintah dan kepolisian untuk menutup ruko tempat SA melakukan aktivitas merupakan upaya agar tidak terjadi keresahan di kalangan warga NTB. Gubernur mengaku sudah melihat video unggahan Zakaria, yang telah melakukan konfirmasi langsung di Rumah Mengenal Alquran (RMA) tersebut melalui sosial media Facebook. “Kalau bersikeras dan mau menyebarkan, itu kan bisa masuk masalah-masalah yang menyangkut penodaan agama,” tandasnya.

Seperti diberitakan  ‘SA’ merupakan pengelola RMA yang diduga telah menyebarkan ajaran menyimpang dengan tidak mempercayai hadist nabi. MUI NTB menyatakan, ajaran yang disebarkan perempuan asal Jawa Timur itu sesat dan di luar dari Islam. Ketua MUI NTB Syaiful Muslim telah melaporkan kasus penodaan agama ini kepada Polda NTB. (NA/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Memancing, Pria Lanjut Usia Hilang di Laut