“Rumah Mengenal Al Quran” Terancam Ditutup Permanen

oleh -1 views
Atribut RMA dilepas paksa petugas Satpol PP dan Bakesbangpol Kota Mataram
bankntb

MATARAM, SR (31/01/2017)

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mataram, Rudi Suryawan meninjau langsung lokasi Rumah Mengenal Al-Quran (RMA) yang diduga melakukan ajaran menyimpang (sesat) di Kota Mataram.

Untuk persoalan ini, ia mengaku belum mengetahui secara pasti dan jelas apakah RMA merupakan lembaga pendidikan atau lembaga lain. “Kita belum tahu dia lembaga pendidikan atau apa, ini kan berkembang di masyarakat melalui viral media sosial,” ujarnya di Mataram, Senin (30/1).

Dalam persoalan ini, lanjut Rudi Suryawan, pihaknya telah melakukan tindakan segera dengan menurunkan atribut dan papan nama RMA untuk menjaga kondusifitas di Mataram. Jika ternyata izin yang dimiliki tak memenuhi prosedur, Bankesbangpol Mataram tak segan untuk melakukan tindakan tegas. “Ijin belum kita tahu, lagi dicek, kalau tidak punya ijin akan kita tutup permanen,” lanjutnya.

Saat ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB sedang meminta penjelasan pengurus lembaga Rumah Mengenal Alquran (RMA) yang diduga melakukan ajaran penyimpangan di Mataram, NTB. Selain itu MUI dan pengurus RMA menggelar pertemuan tertutup yang difasilitasi Polda NTB. (NA/SR)

Iklan Nasdem untuk PPP

iklan bapenda
Baca Juga  Dokumen WNA Thailand Masih Diselidiki Imigrasi