Operasi Tengah Malam, TAGANA Distribusi 1000 Nasi Bungkus

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (30/01/2017)

Pasca banjir bandang yang menerjang tiga lokasi di Kabupaten Sumbawa, menyebabkan sejumlah warga terutama di Desa Karang Dima Kecamatan Badas, mengungsi. Suasana di desa tersebut gelap gulita dan beberapa anak-anak korban banjir menangis kelaparan. Sebab saat itu mereka sangat membutuhkan makanan cepat saji. Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumbawa pada malam itu langsung mendirikan dapur umum yang berpusat di kantor dinas setempat. Meski personil terbatas, dalam waktu singkat 1.000 nasi bungkus tersaji. Pasukan Tagana yang dipimpin Dedi Susanto melakukan operasi tengah malam. Sebagian nasi bungkus didistribusikan sekitar pukul 02.00 dinihari. Datangnya bantuan ini disambut sukacita para korban banjir yang tersebar di sejumlah titik pengungsian. Droping nasi bungkus berlanjut pagi harinya. “Malam itu yang mereka butuhkan makanan cepat saji dan air minum,” kata Dedi Susanto kepada wartawan SAMAWAREA yang kebetulan ikut bersama Tagana mendistribusikan nasi bungkus.Tagana Distribusi Nasi 1

amdal
Tagana Distribusi nasi bungkus
Tagana Distribusi nasi bungkus

Tagana berada di Dapur Umum hingga Senin (30/1) sore hari. Dengan logistic yang masih tersisa Tagana masih bisa melayani 50 bungkus nasi untuk warga di Kauman Desa Labuan Sumbawa. Sementara korban banjir ini sebelumnya mengungsi di Masjid Al Falah, Masjid Kompi Senapan B dan rumah berlantai II milik salah seorang warga di Desa Karang Dima, sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Tagana menutup dapur umum menyusul habisnya logistik di Dinas Sosial. Hasil koordinasi, pihak BPBD Sumbawa angkat tangan karena mengaku tidak memiliki dana untuk ketersediaan logistik. Terlebih lagi belum ada penetapan status tanggap darurat atas banjir yang terjadi Minggu (30/1) sore. (JEN/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Dukung Program Zero Waste NTB, Kementerian LHK Kuncurkan Anggaran