Dipanggil Jaksa, 14 Ketua Kelompok Mangkir

oleh -12 views
Kasi Intel Kejaksaan Erwin Indrapraja SH MH yang juga Ketua TP4D Sumbawa
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (30/01/2017)

Sebanyak 14 ketua kelompok PNPM Badas, mangkir dari panggilan jaksa. Sebab dari 25 ketua kelompok yang dipanggil hanya 11 orang yang hadir untuk dimintai keterangannya sebagai saksi kasus dugaan korupsi PNPM Labuhan Badas, Senin (30/1). Padahal tim Kejaksaan Negeri Sumbawa melakukan system jemput bola dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi di Kantor Camat Badas. Pemeriksaan terhadap 11 ketua kelompok berlangsung dari pukul 09.30 hingga 13.00 Wita. “Kami turun ke kantor camat selain jemput bola memeriksa saksi-saksi, juga terjun ke lapangan untuk mengecek UPK di Badas,” kata Kajari Sumbawa melalui Kasi Intel, Erwin Indrapraja SH MH, Senin (30/1).

Dari pemeriksaan sejumlah saksi, ungkap Erwin, sudah ada indikasi perbuatan melawan hukum. Kejaksaan hanya tinggal mencari besarnya kerugian negara. “Inilah yang kami koordinasikan dengan UPK Badas,” akunya.

Erwin sapaan singkat jaksa low profil ini mengakui jika kasus tersebut merupakan tunggakan dan harus diselesaikan dalam bulan ini. Dalam rentang waktu itu, pihaknya harus menentukan sikap status penanganannya dilanjutkan ke tingkat penyidikan atau dihentikan.

Seperti diberitakan, Kejaksaan Negeri Sumbawa tengah melakukan pengumpulan data terkait program PNPM Kecamatan Labuhan Badas kurun waktu 2013 hingga 2014. Menurut informasi, dana pinjaman kelompok yang disetorkan kepada pengelola PNPM dengan cara mencicil diduga tidak disetorkan ke kas umum PNPM. Dana PNPM ini digelontorkan kepada 64 kelompok yang tersebar di tiga desa kecamatan setempat. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Berjudi di Terminal, Empat Sopir Dicokok Polisi