Pemda Usul RSMA Jadi Rumah Sakit Kabupaten

oleh -0 views
Kepala Bappeda Sumbawa, Ir. H. Iskandar M.Ec. Dev
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (29/01/2017)

Pemda Sumbawa telah mengirim proposal ke Pemerintah Provinsi NTB berharap Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) yang berlokasi di KM 7 ruas jalan Sumbawa—Bima, menjadi rumah sakit kabupaten. Sebab untuk membangun rumah sakit yang baru selain harus mencari lahan juga membutuhkan biaya yang cukup besar. “Kalau usulan ini direalisasi propinsi kita tidak perlu membangun rumah sakit baru yang selama ini sudah masuk perencanaan,” kata Kepala Bappeda Sumbawa, Ir. H. Iskandar M.Ec., Dev, kepada SAMAWAREA di Wisma Daerah, Sabtu (28/1).

amdal

Ketika RSMA sudah dialihkan menjadi milik Pemda Sumbawa, ungkap Kendo—sapaan akrabnya, rumah sakit tersebut akan dikembangkan dan rumah sakit lama di Jalan Garuda tetap digunakan. Sejauh ini diakui Kendo, pemerintah provinsi sedang menganalisis atau mempelajari proposal yang diajukan Pemda Sumbawa. Analisis ini dilakukan untuk mempertimbangkan apakah bersedia atau tidak menyerahkan RSMA ke kabupaten. “Kami kirim pada Bulan Januari ini dan belum ada jawaban,” akunya.

Memang diakui Kendo, status RSMA berfungsi sebagai rumah sakit rujukan Pulau Sumbawa. Dan sampai sekarang asetnya masih milik Pemda Sumbawa. Meski itu berstatus rujukan, tapi pasien dari Bima dan Dompu sangat sedikit, dan sebagian besar diisi pasien dari Sumbawa. Sayangnya pasien Sumbawa ini terkendala Jamkesda. Sebab anggaran Jamkesda tidak berlaku di RSMA karena ‘milik’ provinsi. Dengan demikian masyarakat miskin asal Sumbawa yang menggunakan Jamkesda yang ingin dilayani harus tetap membayar karena didaftarkan sebagai pasien umum. “Semua ini kami ungkapkan di dalam proposal yang kami ajukan agar bisa menjadi pertimbangan propinsi untuk merealisasikannya,” ungkap Kendo.

Baca Juga  Dibuka Wakil Bupati, Pertikana III Diikuti 803 Pelajar

Namun jika tidak disetujui, lanjutnya, dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Kabupaten Sumbawa, sudah mencanangkanuntuk rumah sakit baru yang refresentatif. Saat ini sedang dicari lokasi yang strategis. Salah satu calon lokasi adalah BBU Sering. “Ini memang belum diputuskan. Kita cari lokasi yang biaya pembebasan lahannya terjangkau, tetapi juga feasibel untuk pembangunan sebuah rumah sakit,” demikian Kendo. (JEN/SR)

iklan bapenda