Pemda Sumbawa Dinilai Kurang Mendukung Polri

oleh -13 views
Wakil Direktur (Wadir) Pengamanan Obyek Vital (Obvit) Polda Nusa Tenggara Barat, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Irianto Safruddin
bankntb

Kombes Irianto S : “Jangan Begitu, Jangan Jauh dengan Polri”

MATARAM, SR (25/01/2017)

amdal

“Saya melihat pemerintah daerah (Pemda) Sumbawa kurang berkoordinasi dengan Polri (Polres setempat, Red),” kata Wakil Direktur (Wadir) Pengamanan Obyek Vital (Obvit) Polda Nusa Tenggara Barat, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Irianto Safruddin kepada SAMAWAREA, Rabu (25/1).

Kritikan ini bukan tanpa alasan. Masalah keamanan dan ketertiban lalulintas di Sumbawa dinilainya kurang mendapatkan perhatian dari Pemda Sumbawa. Pemda kurang mendukung pihak kepolisian terutama dalam hal support fasilitas lalulintas seperti rambu-rambu dan kelengkapan lainnya. “Saya lihat pemerintah kurang perhatian, kurang dukungan dan jauh dengan Polri. Jangan begitu, jangan jauh-jauh dengan polisi,” ucapnya.

Persoalan ketertiban, keamanan,  dan kenyamanan masyarakat terutama pengendara menurut mantan Wakapolres Sumbawa ini, sangatlah penting dan harus diutamakan. Karena hal itu merupakan tanggung jawab bersama tidak hanya Polri tapi juga pemerintah. Untuk itu, pemerintah setempat diharapkan bisa berkordinasi dan membangun hubungan baik dan saling mendukung demi kepentingan khalayak. “Pemda harus sejalan untuk memberikan arahan kepada masyarakat tentang tertibnya lalulintas. Bila perlu masuk ke pelosok desa bersama Babhinkamtibmas. Saling rangkul lah, jangan jauh dengan Polri,” saran Kombes Ir—akrab ia disapa.

Berdasarkan kacamata putra asal Sumbawa yang kini berpangkat tiga melati di pundak ini, jika melihat secara umum perkembangan Sumbawa saat ini belum signifikan. Selain itu, pemerintah daerah terkesan lelet (lamban) dalam menyikapi suatu persoalan daerah.

Baca Juga  Polisi Gelar Kasus Pencabulan Siswa SD di Lape

Ironisnya lagi, keinginan membangun Sumbawa sangat menggebu sementara di dalam kota saja belum becus. “Contohnya, coba lihat banyak pengendara yang tidak pakai helm. Pasar Seketeng, sampai hari ini juga tidak bisa ditertibkan. Kalau pemerintah melalui Pol PP tidak mampu mengatasi hal itu, minta tolong caranya dengan pihak kepolisian setempat melakukan penertiban bersama,” ujarnya sembari menyatakan bahwa lambannya kinerja pemerintah dalam hal penertiban karena lemahnya koordinasi pemerintah dengan Polri.

Ia berpesan kepada pemerintah setempat, harus menggalakkan sosialisasi memberikan sentuhan, arahan dan pemahaman kepada masyarakat. “Sebagai putra daerah saya kecewa dan belum bisa melihat perubahan yang signifikan. Semoga kedepan daerah Sumbawa bisa terbangun lebih baik dan maju lagi,” pungkasnya. (NA/SR)

Kombes Irianto Iklan

iklan bapenda