Harga Cabai Naik, Dewan Minta Jangan Salahkan Pemerintah

oleh -8 views

MATARAM, SR (12/01/2017)

Anggota Komisi II DPRD Provinsi NTB H Hamja mengatakan, bahwa persoalan kenaikan harga cabai lebih diakibatkan pada kondisi alam dan faktor cuaca. Oleh karenanya, ia meminta untuk tidak saling menyalahkan dan mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk memikirkan langkah ke depan agar polemik harga cabai tak terulang lagi di masa mendatang. “Kita tidak bisa salahkan pemerintah, masalahnya ini karena cuaca dan alam masalahnya,” ujarnya di Mataram.

Meski demikian, ia juga kurang sependapat dengan alasan Pemprov NTB yang menyatakan ketersediaan cabai di NTB cukup untuk memenuhi kebutuhan warga, namun banyak yang dikirim ke luar daerah. Sudah hukum alam bagi pengusaha untuk mengirimkan produknya ke pasar yang lebih menguntungkan. Pemprov NTB, perlu mencari jalan keluar atas permasalahan ini agar kenaikan harga cabai bisa terawasi. “Stok cabai kata Pemprov banyak itu di mana ?,” tanyanya.

Hamja melanjutkan, jika boleh memilih, para pengusaha cabai lebih memilih harga cabai yang juga murah karena akan lebih menguntungkan. “Pengusaha cabai kalau lebih murah lebih senang, banyak untungnya, sekarang harga mahal omzet kurang, sama saja bohong,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Husnul Fauzi mengatakan, kenaikan harga cabai di NTB tidak berkaitan langsung dengan stok ketersediaan cabai. Ia menerangkan, harga cabai di NTB sebelumnya Rp 85 ribu per kilogram (kg), sedangkan sehari setelahnya merangkak naik menjadi Rp 95 ribu per kg. “Hari ini naik menjadi Rp 115 ribu per kg, ini suatu gejala pasar yang memang tidak terkait langsung dengan ketersediaan,” ujarnya beberapa waktu lalu. (NA/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Pameran Temporer Ragam Hias Ungkap Sejarah Sumbawa Masa Lampau

No More Posts Available.

No more pages to load.