Soal Mutasi, Hanura dan Nasdem Bertemu Wabup dan Sekda

oleh -14 views
Ketua Nasdem Sumbawa, H Asaat Abdullah dan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc

SUMBAWA BESAR, SR (09/01/2017)

Nuansa politik yang cukup kental pada mutasi besar-besaran yang digelar pemerintahan Husni-Mo membuat sejumlah tokoh politik turun gunung. Di antaranya NasDem dan Hanura yang menjadi rival Husni-Mo pada Pilkada akhir 2015 lalu. Senin (9/1) siang tadi, Ketua Nasdem Sumbawa, H. Asaat Abdullah ST dan Ketua Dewan Penasehat Hanura, H Sadaruddin S.Sos gagal menemui Bupati HM Husni Djibril B.Sc yang tidak berada di tempat karena ada tugas mendadak. Kedua tokoh politik yang juga mantan birokrat ini akhirnya menemui Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah di ruang kerjanya. “Kami sebenarnya sudah ada jadwal ketemu dengan Pak Bupati. Tapi karena ada tugas mendadak, akhirnya kami bertemu Pak Wabup,” kata Haji Saat—sapaan ketua NasDem yang dicegat wartawan di luar ruangan Wabup.

Dalam pertemuan itu, ada beberapa poit pembicaraannya dengan orang nomor dua di Kabupaten Sumbawa itu. Salah satunya tentang mutasi yang baru saja digelar Husni-Mo.  H Saat mengaku banyak menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat pasca mutasi besar-besaran yang digelar Husni-Mo akhir 2016 lalu. Pengaduan itu mengindikasikan bahwa rotasi yang dilakukan pemerintahan Husni—Mo “tidak wajar” dan terkesan dendam politik. “Saya sebagai bagian dari Pilkada 2015 lalu tentu merasa bertanggung jawab apabila benar dalam mutasi yang dilakukan masih melihat unsur-unsur perbedaan pandangan dan pilihan pada Pilkada. Karena sebagai calon pada Pilkada lalu kami tidak pernah melibatkan PNS. Tapi jangan salahkan mereka karena mereka juga punya hak pilih,” kata Haji Saat.

Baca Juga  KSB Perkuat Informasi Layanan Publik

Setelah bertemu Wabup, silaturrahim dilanjutkan ke ruangan Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi. Di ruang Sekda, selain H Saat dan H Sadaruddin hadir juga Ketua Hanura yang juga mantan Bupati Sumbawa dua periode, Drs. H. Jamaluddin Malik yang kebetulan datang terlambat. Pertemuan dengan Ketua Baperjakat itu juga salah satu temanya berkaitan dengan mutasi. Karena pada mutasi akhir tahun lalu, terlihat cukup banyak penempatan ASN yang sangat tidak sesuai dengan kompetensi dan ilmu yang dimiliki. “Alhamdulillah pertemuannya berakhir dengan hasil yang baik. Pada kesimpulannya baik Pak Wabup ataupun Sekda memastikan akan melakukan evaluasi ulang terhadap para ASN yang sudah ditempatkan di tempat yang baru. Dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi perombakan ulang. Namun dari hasil pertemuan tadi, ada hal lain yang bisa kita simpulkan. Ada tangan-tangan yang coba memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya,” demikian Haji Saat. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.