Toko Harapan Baru Inisiasi Peduli Bima

oleh -266 views

SUMBAWA BESAR, SR (06/01/2017)

Seandainya semua pengusaha di Kabupaten Sumbawa seperti Ny. Lusy. Itulah yang dikemukakan sejumlah konsumen yang berbelanja di tokonya, Jalan Kartini Sumbawa Besar. Meski dikenal ceplas-ceplos, namun Pemilik Toko Harapan Baru memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Saat banjir bandang yang menerjang Kota Sumbawa Besar dan sekitarnya Tahun 2006 lalu, Ny Lusy menghibahkan lahannya seluas 3 hektar di Dusun Kanar, Desa Badas, Kecamatan Badas untuk korban banjir di Kelurahan Brang Bara yang rumahnya hanyut. Kali ini ketika banjir meluluhlantahkan Kabupaten dan Kota Bima beberapa waktu lalu, Ny Lusy kembali tergerak untuk memberikan kepeduliannya. Melalui usaha perdagangannya Ia menggugah masyarakat terutama konsumen yang berbelanja di tokonya untuk menyisihkan rejekinya membantu masyarakat Bima yang tertimpa musibah.

Kepala Markas PMI, Iskandar Dinata dan perwakilanToko  Harapan Baru, Naen
Kepala Markas PMI, Iskandar Dinata dan perwakilanToko Harapan Baru, Naen

Dengan menyediakan Kotak Kaca Besar untuk menghimpun donasi, Ny Lusy mengawalinya dengan memasukan uang senilai Rp 4,3 juta diikuti para karyawannya, selanjutnya konsumen. Tidak sampai seminggu, kotak besar tersebut penuh sesak uang recehan mulai dari logam Rp 500 hingga pecahan Rp 100.000. Disaksikan Ketua Satgas PMI, Iskandar Dinata dan jajarannya, uang donasi itu dihitung dan jumlahnya mencapai Rp 9 juta. Selanjutnya secara resmi uang tersebut diserahkan kepada PMI Sumbawa, Jumat (6/1) sore tadi, untuk disalurkan kepada korban banjir di Bima. Selain uang, pengusaha yang sangat ulet ini memberikan bantuan pakaian baru mulai dari celana dalam, baju dalam, pakaian anak-anak, remaja, dewasa, hingga pakaian pegawai. Tak hanya itu Ny Lusy juga menyumbangkan hampir satu truk peralatan dapur, peralatan listrik dan bahan bangunan. “Ini adalah sumbangan masyarakat, saya hanya menfasilitasi saja. Dan ini sudah menjadi kewajiban kita sesama manusia. Di saat saudara kita tertimpa musibah kita ikut merasakannya,” kata Ny Lusy yang ditemui SAMAWAREA.

Upaya yang dilakukan tersebut tidak lain untuk menggugah kepedulian. Donasi yang dilakukan awalnya dari kalangan internal termasuk karyawan. Ternyata langkah tersebut memotivasi para konsumen yang kebetulan datang berbelanja untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan social ini. Bahkan bantuan ini akan terus bertambah karena dia telah menginformasikannya kepada rekan bisnisnya di Surabaya dan Jakarta. Rencananya dalam waktu dekat mereka akan mengirim bantuan berupa pakaian untuk korban di Bima. Dengan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana, dan kembali memiliki harapan baru untuk menapaki hidupnya yang baru. “Kami menyampaikan terima kasih kepada para karyawan dan konsumen yang ikut peduli. Termasuk rekan bisnis kami yang ikut tergugah. Masyarakat Bima adalah saudara kita yang sangat membutuhkan bantuan dari kita,” ucapnya.

Baca Juga  Barapan Kebo, Bupati KSB ‘Selamat’ Dandim Sumbawa Terjatuh
Toko Harapan Baru
Toko Harapan Baru

Sementara Kepala Markas PMI Sumbawa, Iskandar Dinata, menyampaikan apresiasi kepada Ny Lusy yang menginisiasi dan ikut peduli terhadap musibah yang menimba masyarakat Bima. Ia berharap langkah Ny Lusy ini memotivasi para pengusaha lainnya untuk berbuat yang sama. Sebab banyak orang yang mampu secara ekonomi namun tidak memiliki kemampuan untuk berbagi. “Langkah Ny Lusi ini patut dicontoh. Dan kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya terhadap PMI dalam menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Bima,” demikian Iskandar. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.