Bulan Ini, Tersangka Bank NTB Disidang di Mataram

oleh -18 views

SUMBAWA BESAR, SR (06/01/2017)

Kejaksaan Negeri Sumbawa telah menyiapkan surat dakwaan untuk ketiga tersangka kasus dugaan penyimpangan proses pemberian Kredit Mitra Wirausaha (KMWU) di PT Bank NTB Cabang Sumbawa. Ketiga tersangka berinisial MAR dan MAB—keduanya mantan Pimpinan dan Wakil Pemimpin Cabang Bank NTB Sumbawa, serta SN mantan Penyelia Administrasi dan Kredit ini, terhitung sejak Kamis, 5 Januari 2017, menjadi tahanan kota. “Surat dakwaannya sudah kami siapkan untuk persiapan ke tahap penuntutan,” kata Kajari Sumbawa melalui Kasi Pidana Khusus, Anak Agung Raka P.D, SH kepada SAMAWAREA di ruang kerjanya, Jumat (6/1).

Artinya, tidak lama lagi kasus tersebut dilimpahkan kejaksaan ke Pengadilan Tipikor Mataram dan ketiga tersangka menjalani persidangan. “Semua sudah siap, dan dakwaannya sudah diekspos, tinggal menunggu kesiapan kami saja,” ucap Agung Raka—sapaan jaksa ramah ini.

Belum ditetapkannya waktu persidangan kasus ini lanjut Agung Raka, karena masih ada 4 tersangka korupsi yang sedang menjalani persidangan dan para jaksanya tersita untuk mengikuti sidang tersebut. Perlu diatur waktu agar tidak saling berbenturan. “Yang pasti kasus Bank NTB ini kami ajukan ke Pengadilan Tipikor Mataram tidak keluar dari Bulan Januari ini,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, laporan kasus kredit bermasalah Bank NTB Tahun 2007 lalu mulai ditangani polisi awal 2015 lalu. Bermula dari pemberian kredit kepada 151 karyawan PTNNT senilai total Rp 7,5 miliar atau berkisar Rp 50 juta per orang. Namun dalam pencairan kredit disinyalir tidak sesuai prosedur yaitu dilakukan secara langsung tanpa ada pengecekan lapangan dan jaminan dari kreditur. Dari hasil penyelidikan polisi menetapkan tiga orang tersangka. Ketiganya sempat ditahan namun ditangguhkan menyusul adanya permohonan dan jaminan yang diatur dalam ketentuan KUHAP. Selain itu penyidik juga sudah mengantongi besarnya kerugian negara dari BPKP NTB senilai Rp 2.388.963.150 (Rp 2,38 M). (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.