PNBP Baru Disosialisasikan, Tarif PNPB STNK Naik

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (04/01/2017)

Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 tahun 2010 mengalami perubahan menjadi PP No. 60 tahun 2016. Dengan perubahan aturan ini, secara otomatis terjadi perubahan pada jenis tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Agar diketahui masyarakat, Polres Sumbawa menggelar sosialisasi jenis tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Polri. Sosialisasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Sumbawa, Rabu (4/1) ini dipimpin langsung Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad SIK didampingi Wakapolres Kompol Yuyan Priatmaja SIK serta diikuti semua kapolsek wilayah hukum Polres Sumbawa, perwakilan instansi terkait dan insan pers.

Dalam paparannya, Kasat Lantas, IPTU Donny Wira S, SIK mengatakan PP nomor 60 tahun 2016 ini aturan baru, perubahan dari PP No. 50 tahun 2010. PP ini ditandatangani oleh Presiden RI pada 2 Desember 2016 lalu kemudian diundangkan 6 Desember 2016 dengan masa sosialisasi selama 30 hari dan akan mulai berlaku 6 Januari mendatang. ‘’Dalam aturan baru ini ada beberapa perubahan tarif yang signifikan dan ada jenis PNBP baru,” sebutnya.

Adapun jenis PNPB lama sesuai PP nomor 50 tahun 2010 yakni SIM, STNK, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Coba Kendaraan (STCK), Mutasi dan Surat Keterangan Uji Keterampilan Pengemudi (SKUKP). Tambahan dalam jenis PNBP baru adalah SIM CI, CII dan DI. SIM CI diperuntukkan bagi pengendara kendaraan roda dua dengan kapasitas mesin 250-500 CC. Sementara SIM CII bagi pengendara kendaraan roda dua dengan kapasitas mesin 500 CC ke atas. Selain itu pengesahan STNK roda empat dan roda dua. Kemudian STNK Lintas Batas Negara (LBN) dan TNKB LBN roda dua dan empat. Terakhir, Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) pilihan. Tarif PNBP SIM baru atau perpanjangan, kecuali untuk SIM DI tidak mengalami perubahan. Untuk SIM DI baru yang sebelumnya tidak dikenakan biaya, tarifnya sebesar Rp 50 ribu. SIM DI perpanjangan yang sebelumnya tidak dikenakan biaya, kini dipungut biaya sebesar Rp 30 ribu. Tarif PNBP STNK kendaraan roda dua/tiga baru yang sebelumnya Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu. Sementara perpanjangan yang sebelumnya Rp 50 ribu juga menjadi Rp 100 ribu. Untuk kendaraan roda empat yang sebelumnya Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu. Begitu juga biaya perpanjangannya.

Baca Juga  Seorang Gadis Tewas Terseret Banjir

Tarif PNBP Pengesahan STNK juga mengalami kenaikan. Untuk kendaraan roda dua/tiga yang sebelumnya tidak dipungut biaya kini tarifnya Rp 25 ribu. Sementara untuk kendaraan roda empat yang sebelumnya juga tidak ada kini Rp 50 ribu. Untuk tarif PNBP STCK, tidak mengalami perubahan.

Perubahan tarif PNBP TNKB juga berlaku untuk kendaraan roda dua/tiga dan empat. Sebelumnya, untuk kendaraan roda dua/tiga hanya Rp 30 ribu sekarang naik menjadi Rp 60 ribu. Demikian dengan kendaraan roda empat dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu. Tarif PNBP mutasi ke luar daerah juga mengalami kenaikan. Untuk kendaraan roda dua, tiga dan empat, sebelumnya dikenakan biaya Rp 75 ribu sekarang menjadi Rp 150 ribu. Sementara kendaraan roda empat menjadi Rp 250 ribu.  Untuk tariff PNPB BPKB kendaraan roda dua/tiga dan empat baru atau ganti kepemilikan juga naik. Kendaraan roda dua/tiga dari Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu, sedangkan roda empat atau lebih dari Rp 100 ribu menjadi Rp 375 ribu. Untuk NRKB pilihan, mengalami perubahan paling signifikan. Sebelumnya tidak dikenakan tarif sepeserpun kini berkisar Rp 5 juta sampai Rp 20 juta.

Hal sama juga terjadi pada tarif PNBP STNK-LBN. Sebelumnya, tidak dikenakan tarif apapun untuk kendaraan roda dua, tiga dan empat baik baru ataupun perpanjangan, sekarang kendaraan roda dua/tiga tarifnya Rp 100 ribu. Kendaraan roda empat atau lebih baik itu baru atau perpanjangan tarifnya Rp 200 ribu. Untuk tarif PNBP TNKB-LBN kendaraan roda dua, tiga, empat atau lebih sebelumnya juga tidak dikenakan tarif apapun namun kini roda dua/tiga dikenakan tarif Rp 100 ribu, dan roda empat atau lebih tarifnya Rp 200 ribu. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.