Kades Penyaring Resmi Ditahan, Polisi Tetapkan Tersangka Baru

oleh -8 views
Jalan Samota

SUMBAWA BESAR, SR (03/01/2017)

Kepala Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara, MS dan seorang warganya, MT, resmi ditahan polisi. Oknum kades tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di sel tahanan Polres Sumbawa karena terlibat kasus dugaan pemalsuan dokumen sporadik lahan pembebasan Samota. “Kami melakukan penahanan sejak 30 Desember 2016 lalu karena alat bukti dan saksi-saksi dirasakan cukup,” kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson SH., SIK, Selasa (3/1).

Selain menahan Kades MS dan warganya MT, Kasat Reskrim mengaku telah menetapkan tersangka baru. Tersangka berinisial HAR ini belum ditahan karena dalam kondisi sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. Penetapan status tersangka terhadap HAR tersebut karena diduga ikut menerima hasil.

Dijelaskan Kasat Ericson, kasus ini mencuat berdasarkan laporan dugaan pemalsuan dokumen sporadik tanah pada Oktober 2015 lalu. Masyarakat melaporkan lantaran adanya tanah di wilayah Nanga Boro dan Nanga Sira, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara yang diduga dipalsukan dokumennya. Lahan tersebut diduga dipalsukan mengatasnamakan oknum masyarakat. Padahal lahan yang dilalui jalur Samota ini milik pemerintah. Namun para tersangka membuat sporadik dengan tujuan untuk mendapatkan ganti rugi dari pembebasan lahan. Dari gelar perkara yang dilakukan, Kepala Desa Penyaring dan seorang warga ditetapkan sebagai tersangka. Dimana perbuatan kades setempat dinilai telah memenuhi unsur tindak pidana yaitu melanggar pasal 263 ayat 1 dan ayat 2 KUHP. Kades tersebut diduga memalsukan dokumen tanah berupa sporadik dan menggunakannya. Sementara tersangka lainnya dikenakan pasal 263 ayat 2 karena hanya diduga menggunakan dokumen yang diduga palsu. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Maling di Komplek Ruko Mandalika Dibekuk

No More Posts Available.

No more pages to load.