Ini Alasan Bupati Sumbawa Tetap Pertahankan Haji Bahar

oleh -15 views

SUMBAWA BESAR, SR (01/01/2017)

Sejak dilantik, Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc dan Wakil Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah, sudah tiga kali menggelar mutasi. Pada mutasi akhir tahun, Jumat (30/12) sore kemarin, mata tertuju pada Drs. H. Baharuddin MM. Sosok birokrat yang sudah hampir berkarat menangani keuangan daerah sebagai Kepala DPPK (Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan) ikut dalam mutasi pamungkas Husni—Mo pada Tahun 2016 tersebut. Banyak yang mengira mutasi kali itu merupakan akhir dari karier Haji Bahar—demikian dia disapa, dalam mengelola keuangan daerah. Tapi dugaan itu salah besar, sebab Husni—Mo masih memberikan amanah tersebut kepada Haji Bahar untuk menjabat sebagai Kepala DPPK yang kini telah berganti nama menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Rupanya Bupati memiliki alasan tertentu untuk mempertahankannya.

Dalam sambutannya, Bupati HM Husni Djibril B.Sc mengaku sengaja mempertahankan Haji Bahar karena menyangkut hajat daerah yaitu berambisi untuk mendapatkan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kelima kalinya. “Sengaja kami pertahankan karena ini hajat utamanya,” kata Bupati.

Menurut Bupati, jika WTP kelima kali tidak bisa diraih, ia menilai tidak ada artinya Sumbawa mendapatkan 4 kali WTP. Karena itu Haji Bahar sebagai Kepala DPPK harus malu apabila harapan tersebut tidak bisa tercapai. Dengan kepiawaiannya yang sudah teruji selama ini, Ia pun yakin Haji Bahar dapat mengemban amanah tersebut. Dengan tetap dipertahankannya Haji Bahar, Bupati berharap tidak ada yang cemburu atau iri hati lalu mengatakan tidak adil. “Mutasi itu pasti terjadi, dan Haji Bahar ini hanya menunggu waktu saja. Ketika sudah sampai waktunya sudah pasti akan dimutasi. Kita lihat hasil kinerjanya dulu dalam beberapa bulan ke depan,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.