Kadis PUPR Sumbawa Berganti, Kadis PRKP Terisi

oleh -118 views

SUMBAWA BESAR, SR (30/12/2016)

Jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sumbawa yang disandang Ir. A. Rahim, berakhir Jumat (30/12) sore tadi. Kini mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) itu mendapat amanah baru dari pemerintahan Husni—Mo, sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP). Sementara jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diisi Lalu Suharmaji ST MT—yang sebelumnya staf ahli Bupati bidang pembangunan. Lalu Suharmaji bukan orang baru di Dinas PU. Dia mendedikasikan dirinya di Dinas PU sejak dari staf biasa hingga pernah menjabat kepala dinas setempat. Artinya Mamiq Suharmaji—akrab dia disapa, merupakan wajah baru stok lama.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kedua pejabat ini bersamaan dengan 186 pejabat structural lainnya pada mutasi jilid III yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa. Selain itu Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa yang lowong pasca ditinggalkan Rachman Ansori M.SE yang digeser menjabat Sekretaris Diskotik (Dinas Komunikasi dan Statistik), kini diisi M. Luthfi Makki S.Pd M.Si. Mantan Sekcam Badas ini juga bukan orang baru di kehumasan karena sebelumnya pernah menjabat Kasubag Humas. Selanjutnya Armawan Jaya menjabat Sekdis PUPR, dan Imam Sopingi (Sekretaris BPKAD).

Selain promosi jabatan, Bupati HM Husni Djibril B.Sc didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah dan Sekda Drs. H. Rasyidi, mengukuhkan sejumlah pejabat teras lainnya. Di antaranya Drs. H. Baharuddin MM yang kembali dipercaya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Drs. H. Naziruddin M.Si (Kepala Dikes) dan Junaidi A.Pt M.Si (Sekretaris Dikes).

Baca Juga  Atlit PON Papua Dapat Bonus, Bupati Janji Tingkatkan Dana Pembinaan

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc mengatakan bahwa mutasi ini adalah yang kedua kalinya digelar di Bulan Desember sekaligus penutup Tahun 2016. Mutasi ini sebagai amanat regulasi untuk mengisi perangkat daerah baru yang masih tersisa berdasarkan Peraturan Daerah nomor 12 tahun 2016 tentang Susunan dan Kedudukan Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa. Sehingga mutasi ini sesungguhnya satu kesatuan dari mutasi yang dijalankan dua hari yang lalu. Tertundanya mutasi beberapa pejabat struktural ini ungkap Bupati, semata-mata dikarenakan untuk penyelesaian SP2D maupun SPJ yang masih tersisa di akhir tahun anggaran agar penyelenggaraan program-program pembangunan daerah tidak terhambat dikarenakan transisi perubahan tersebut.

Untuk diketahui, mutasi bagi aparatur sipil negara adalah bagian dari upaya mewujudkan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Bupati meminta kepada semua pihak agar menanggapi mutasi pada hari ini secara wajar. Mutasi ini dilakukan sebagai bentuk dinamisasi atau penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam sebuah organisasi birokrasi, dan menjadi wujud dari ikhtiar Husni—Mo untuk meningkatkan akselerasi birokrasi dalam pencapaian target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan tahunan dan lima tahunan. Sebagai bagian dari proses dinamisasi, maka mutasi dan atau promosi jabatan seperti ini akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya. Dalam menjalankankan mutasi, tidak ada aparatur sipil negara yang dirugikan, “Kami menghindari adanya demosi apalagi adanya pegawai yang nonjob. Kami sadar bahwa mutasi ini tidak akan bisa menyenangkan semua pihak. Karena itu saya menyampaikan permohonan maaf. Percayalah semua ini dihajatkan untuk kepentingan perbaikan kinerja organisasi bukan untuk merugikan siapa-siapa,” pungkasnya. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.