Penjual Martabak Dirampok Kawanan Bercadar

oleh -14 views

SUMBAWA BESAR, SR (21/12/2016)

Tragis menimpa Riyanto (38). Bersama isteri dan anaknya, penjual martabak yang tinggal di Dusun Telaga, Desa Dalam, Kecamatan Alas, menjadi korban perampokan, malam Selasa kemarin sekitar pukul 22.30 Wita. Korban dan istrinya, Sugiyanti dikalungi senjata tajam oleh kawanan bercadar ini. Seluruh harta benda yang dibawa korban habis dikuras perampok.

Kasubag Humas Polres Sumbawa, AKP Waluyo kepada SAMAWAREA, Rabu (21/12) menuturkan, sebelum kejadian, korban bersama istri dan anaknya dari Pulau Bungin dalam perjalanan pulang dari menjual martabak melaju menggunakan mobil pick-up E 8909 KH. Saat melintas di Jalan Dusun Pojok Karya, Desa Gontar Baru, Kecamatan Alas Barat, korban menghentikan mobilnya karena di tengah jalan ada kayu balok melintang. Korban turun untuk menyingkirkan kayu tersebut. Tanpa diduga muncul seorang pelaku berperawakan tinggi kurus warna kulit kuning berpakaian kaos tanpa lengan warna hitam. Selain itu mengenakan cadar hitam langsung mengalungkan ke leher korban. “Serahkan barang-barangnya, cepetan-cepetan,” kata pelaku dengan suara keras sambil menekan leher korban. Dompet berisikan uang sekitar Rp 700 ribu, KTP, SIM A, SIM C, STNK mobil dan HP Advance milik korban yang berada di dalam mobil diambil pelaku. Satu pelaku lainnya juga menodongkan parang ke istri korban. Karena ketakutan, istri korban menyerahkan tas berisi uang Rp 300 ribu Ipad Advance, pakaian bayi dan barang lainnya. Selanjutnya para pelaku menyingkirkan kayu balok dari tengah jalan dan mempersilahkan korban melanjutkan perjalanan. Kedua pelaku ini kemudian kabur kea rah bukit karena muncul sepeda motor lain yang melintas di lokasi itu. Akibat perampokan itu, korban menderita kerugian sekitar Rp 4 juta dan kasusnya dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Asyik Berjudi Digulung Polisi

No More Posts Available.

No more pages to load.