Pelajar SMA Dilaporkan Cabuli Bocah SD

oleh -10 views

SUMBAWA BESAR, SR (19/12/2016)

Massa nyaris menghakimi MA (17). Beruntung pelajar yang tinggal di Kecamatan Tarano ini cepat dievakuasi anggota Polsek Empang ke Polres Sumbawa, Sabtu (12/12) malam lalu. Kemarahan warga ini karena MA diduga mencabuli NR (12) tetangganya yang masih duduk di bangku kelas6 sekolah dasar (SD).

Kapolsek Empang, IPTU I Gusti Made Suardika yang dihubungi SAMAWAREA, Senin (19/12) menuturkan, dugaan pencabulan itu bermula ketika ibu korban meminta MA untuk korban mengambil ikan di Dusun Ai Paya, Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano. MA pun pergi dengan cara membonceng korban menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, tepatnya di perbatasan Dusun Labuhan Aji dan Dusun Ai Paya, MA menghentikan kendaraannya. MA kemudian memaksa korban turun dari atas sepeda motor lalu menariknya ke semak-semak. Seraya mengancam, MA mencekik leher korban. Setelah itu, MA membuka celana korban dan mencabulinya.

Tanpa diduga muncul BH (19) warga asal desa yang sama dengan pelaku dan korban. Agar tidak dicurigai, MA berpura buang air kecil lalu menghindar dari TKP dan pulang ke desa. Setibanya di desa, MA ke rumah korban mengadukan kepada ibu korban jika korban menangis saat ditinggal buang air di atas gunung. Tak berselang lama korban pulang di antar BH. Kepada ibu korban, BH mengatakan korban ditemukan menangis. Kepada ibunya, korban menceritakan kejadian yang dialami dan perbuatan bejat MA. Mendengar penuturan anaknya, ibu korban terperanjat. Kabar itu cepat tersiar sehingga sekelompok massa mendatangi kediaman MA. Mendapat informasi tersebut, ungkap Kapolsek, dia langsung memerintahkan anggotanya ke lokasi dan menenangkan massa yang terlihat emosi. Negosiasi yang cukup alot inipun membuatkan hasil, MA berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.05 Wita. “Orang tua korban sudah resmi melaporkan kasus itu, dan mempercayakan kepada kami untuk menanganinya,” demikian Ajik—akrab Kapolsek Empang disapa. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Sekolah dan Rumah Dinas Disasar Maling

No More Posts Available.

No more pages to load.