PLTD Boak Tuntas Januari 2017, Krisis Listrik di Sumbawa Beres

oleh -79 views

SUMBAWA BESAR, SR (16/12/2016)

Krisis listrik di Kabupaten Sumbawa dan sekitarnya sepertinya akan berakhir Januari 2017. Hal ini menyusul tuntasnya pembangunan PLTD Boak, Kecamatan Unter Iwis. Dengan beroperasinya PLTD awal tahun mendatang tersebut akan ada penambahan sekitar 2×7 Mega Watt (MW) listrik atau hampir 50 persen dari kapasitas yang ada saat ini yakni 35 MW. Demikian diungkapkan Manager PLN Area Sumbawa, Ahmad Syauki kepada SAMAWAREA di ruang kerjanya, Kamis (15/12) kemarin.

Diakui Syauki—akrab putra berdarah Padang ini disapa, cadangan listrik PLN Sumbawa saat ini sangat tipis atau pas-pasan. Dengan beban puncak mencapai 35 MW, mesin yang ada berkapasitas 36 MW. Ketika satu mesin pembangkit terjadi gangguan konsekwensinya dilakukan pemadaman di beberapa titik. Namun dengan adanya PLTD Boak, PLN tidak perlu khawatir, karena pemadaman bisa diatasi dan pihaknya bisa melakukan perawatan dan pemeliharaan mesin pembangkit secara rutin tanpa adanya pemadaman seperti yang kerap terjadi belakangan ini. Yang menggembirakan lagi, ungkap  Syauki, akan dibangun PLTMG di wilayah Kecamatan Badas. Untuk pembangunannya sudah dilakukan penandatangannya kontrak dan saat ini juga sedang dilakukan proses clearing lahan.

Selain itu, PLN tengah memprogramkan rencana jangka panjang di antaranya memperkuat jaringan dengan beroperasinya transmisi, GI dan PLTU. Transmisi ini merupakan jalan tol listrik yang rencananya akan dibangun mulai dari Sape Bima, Dompu, Empang, Labuan Sumbawa, Alas hingga Taliwang. Ketika transmisi ini sudah terbangun, system listrik di daerah ini akan sama kuat dengan Lombok dan Pulau Jawa. “Kalau sekarang, jika terjadi gangguan di Empang dampaknya akan terasa di Alas dan Taliwang. Tapi saat terbangun transmisi, sistemnya akan besar dan gangguan tidak akan terasa,” jelasnya.

Baca Juga  Wapres JK Janji Bangun Sekolah dan Rumah Korban Gempa

Meski demikian pembangunan transmisi ini masih belum bisa dilaksanakan karena terkendala pembebasan lahan untuk membangun tower yang dilalui proyek tersebut. Pembebasan lahan ini terbilang alot sehingga pembangunan tower transmisi menjadi lambat. Karena itu Syauki berharap dukungan pemerintah dan masyarakat untuk mendorong percepatan terealisasinya proyek dimaksud. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.