Kantor KPU Sumbawa Disulap Jadi ‘Bala Late’

oleh -25 views

SUMBAWA BESAR, SR (14/12/2016)

Seluruh ruangan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa, tampak berbeda. Selain terlihat luas, di dinding atau tembok ruangan terpampang berbagai informasi tentang pemilu dan demokrasi mulai dari Tahun 1995 hingga sekarang. Ruangan pun didekorasi secara apik dengan konsep ke-Sumbawa-an. Sebab dinding dipermak bagaikan bangunan istana tua dengan ornamen lonto engal. Dengan pemandangan tersebut, Kantor KPU Sumbawa telah disulap menjadi “Bala Late” atau Rumah Pintar.

Syukri Rahmat, Ketua KPU Sumbawa
Syukri Rahmat, Ketua KPU Sumbawa

Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/12), mengatakan pembuatan rumah pintar pemilu yang diberi nama Bala Late ini merupakan salah satu inovasi KPU pasca Pilkada yang dirampungkan di penghujung Tahun 2016 ini. Bala Late ini terdiri dari dua suku kata yaitu Bala dan Late. Bala berarti rumah besar, istana sultan dan raja. Tapi Bala di sini bukan bermakna seperti itu melainkan rumah besar tempat orang belajar dan menggali informasi tentang kepemiluan dan demokrasi. Semua data tentang pemilu dan demokrasi dikumpulkan dan dipampang sehingga tembok dan dinding ruangan KPU seolah-olah bisa berbicara. Kemudian Late itu berarti cerdas dan pintar. Maknanya, ketika orang datang ke KPU, pulangnya menjadi orang yang pintar tentang demokrasi dan pemilu. “Jadi Bala Late dan seluruh atribut yang ada di kantor KPU Sumbawa ini, melambangkan Sumbawa. konsep ke-Sumbawa-annya muncul betul. Ada lonto engal, yang filosofinya symbol keberlangsungan generasi, kesetiaan, kesetiakawanan dan kedalaman ilmu,” jelasnya.

Baca Juga  Partai Gelora Siap Berkonstribusi di Pilkada Sumbawa

Bukan hanya itu, di bagian depan kantor akan dipasang display sehingga ketika pengunjung masuk ke kantor KPU, bisa langsung mengakses data KPU. Kemudian di tengah ruangan dibuat Bale Ronda sebagai tempat berdiskusi, bersantai sambil minum kopi dan lainnya. Dengan nuansa seperti itu, ungkap Syukri—akrab komisioner KPU yang juga Sekretaris Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) ini, KPU terlihat semakin ramah dan komunikatif dengan informasi yang terpajang di seluruh tembok. “Bala Late ini sengaja kami bangun, karena selama ini kita sering lupa pendokumentasian. Biasannya setelah kegiatan selesai, dokumentasinya ikut hilang,” ungkapnya.

bala-late

Kegiatan lainnya selain membangun Bala Late, KPU membuat buku yang berisi dokumentasi kegiatan Pilkada berjudul “Lensa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa”. KPU juga sedang merampungkan buku berjudul “Mengantar Pemimpin Baru Sumbawa” yang akan dilaunching di penghujung Desember ini.

Untuk mendukung suksesnya pesta demokrasi mendatang dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi, KPU terus menggelar sosialisasi melalui pemilihan umum OSIS di sekolah, menyambangi pemilih di wilayah pesisir dan pegunungan, serta bekerjasama dengan berbagai macam komunitas di antaranya Komunitas Petani Kopi, Paskibraka, dan komunitas sepeda motor. (JEN/SR)

seminar-sdit

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.