Doktor Can: Taat Azas dan Istiqomah, Cegah Korupsi di Desa

oleh -4 views
Kepala BPM-PD Sumbawa, Dr. Ikhsan Safitri M.Sc

SUMBAWA BESAR, SR (14/12/2016)

Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Anti Korupsi yang digagas Kejaksaan Negeri Sumbawa untuk para kades dan lurah di daerah ini, disambut sangat positif oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kabupaten Sumbawa. Sebab pemberantasan korupsi bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak tapi juga semua pihak termasuk kepala desa yang notabene mengelola keuangan desa. “Kami sangat berkepentingan dengan kegiatan yang digagas kejaksaan, karena SKPD kami ini berkaitan langsung dengan pemerintahan desa,” kata Kepala BPMPD Kabupaten Sumbawa, Dr Muhammad Ikhsan Safitri, M.Si, kemarin.

Kegiatan ini dinilai Doktor Can—akrab pejabat ini disapa, akan memberikan warna untuk mengawal bagaimana pengelolaan seluruh anggaran yang bermuara ke desa dengan sebaik-baiknya. “Kita tahu dana desa itu merupakan satu dari tujuh item belanja yang harus dilaksanakan di desa. Tapi semua item belanja anggaran desa yang ada di desa harus dilaksanakan dengan penuh amanah,” ujarnya.

Untuk pengelolaan dana desa dan menghindari terjadinya penyimpangan, satu-satunya adalah kepala desa harus merujuk kepada aturan yang berlaku. Sepanjang mengikuti aturan, taat azas dan selalu istiqomah, Doktor Can yakin kades mampu mengelola dana desa secara aman dan amanah. Selain itu jika dalam pelaksanaan dan pengelolaannya terdapat hal-hal yang dirasakan sulit, maka koordinasikan dengan instansi terkait. “Kalau koordinasi mampu kita bangun dengan baik dan intens, segala persoalan di desa itu akan dapat kita pecahkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Hari Pangan Sedunia, Sinergi dan Komitmen Harus Ditingkatkan

No More Posts Available.

No more pages to load.