Tiga Remaja Ditangkap, Jambret HP untuk Beli Komix

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (12/12/2016)

Pengaruh obat-obatan seperti Komix dan Tramadol di kalangan anak muda, sudah sangat mengkhawatirkan. Mereka rela berbuat apa saja termasuk melakukan kejahatan hanya untuk mendapatkan barang yang kini dikategorikan berbahaya. Seperti yang dilakukan tiga remaja, AR (17), GF (15) dan EL (15). Ketiganya ditangkap polisi, Senin (12/12) siang tadi sekitar pukul 11.30 Wita setelah melakukan aksi penjambretan di Jalan Hijrah, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwis. Dari tangan para pelaku yang masih di bawah umur ini, diamankan handphone milik korbannya, serta sepeda motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan.

Febri dan Rafi—dua orang korban yang ditemui SAMAWAREA di Polres Sumbawa, menuturkan, saat itu keduanya berboncengan sepeda motor pulang dari latihan drumband di GOR Mampis Rungan. Saat melintas di Kampung Mande menuju Panto Daeng, tiga orang pelaku berboncengan sepeda motor mempepet kendaraan korban.

Dengan sigap salah satu pelaku merampas handphone yang ada di tangan Febri. Korban sempat mengejar para pelaku namun sampai di simpangan Taman Kerato, kehilangan jejak. Korban pulang mengadukan hal itu kepada orang tuanya yang kemudian mengantarnya ke Polres Sumbawa untuk melaporkan kasus tersebut. Anggota Unit Patroli Polres setempat langsung bergerak mencari keberadaan pelaku sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan korban. Setelah lapor, kedua korban pulang mengganti pakaian, lalu kembali lagi ke GOR Mampis Rungan. Saat melewati Kampung Mande, korban melihat salah satu pelaku berinisial AR sedang duduk memainkan HP korban di dekat counter HP. Rencananya AR hendak menjual HP itu seharga Rp 800 ribu. Korban tidak menghampiri pelaku melainkan langsung meluncur ke Polres untuk menginformasikannya. Tanpa membuang waktu, polisi meluncur ke TKP meringkus AR. Dari AR inilah terungkap keberadaan dua rekannya, GF dan EL yang selanjutnya dijemput di rumahnya masing-masing.

Baca Juga  Ditinggal Apel, Kantor Disnakertrans Dibobol Maling   

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Elyas Ericson SH S.IK, membenarkan adanya kasus tersebut dan tiga tersangka sudah ditangkap. Dalam pemeriksaan, ketiganya mengaku melakukan aksi penjambretan tersebut, hasilnya untuk membeli obat-obatan berupa Komix dan tramadol serta minuman Extra Joss—racikan yang ngetrend dikonsumsi anak-anak muda karena dampaknya seperti narkoba. Mengingat para tersangka di bawah umur dan baru pertamakali melakukan aksi tindak criminal ini, akan diupayakan untuk dilakukan diversi yaitu penyelesaian di luar peradilan. Diversi ini dicapai setelah adanya perdamaian kedua belah pihak, dan mereka akan dikembalikan kepada kedua orang tuanya untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Hal ini diatur dalam UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.