Miris !! Paman Diduga Garap Keponakan

oleh -15 views

SUMBAWA BESAR, SR (12/12/2016)

Perbuatan AG (30) sungguh bejat. Pasalnya, petani yang tinggal di Kecamatan Maronge ini diduga memperkosa NR (16) keponakannya sendiri. Kasus ini terjadi seminggu yang lalu namun baru terkuak, Senin (12/12), setelah orang tua korban melaporkannya secara resmi ke Polsek Plampang.

Dalam laporan yang tercatat dengan nomor LP/95/XII/2016/SPKT Sek. Plampang ini, terungkap kronologis kejadian. Bermula ketika AG bersama istrinya datang menginap di rumah korban yang kebetulan sedang menggelar acara hajatan. Saat waktu merambat malam dan seisi rumah sedang terlelap, tepatnya sekitar pukul 00.00 Wita, AG masuk ke kamar korban. Kehadiran AG membuat korban terjaga. Agar tidak berteriak dan meronta, mulut korban langsung dibekap menggunakan bantal dan tangan korban diikat. Dalam kondisi tidak berdaya, korban disetubuhi. “Kami baru menerima laporannya siang tadi,” kata Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan kepada SAMAWAREA.

Kasus ini terungkap karena aksi bejat AG diketahui istrinya sendiri yang sempat melihat AG masuk ke kamar korban pada malam kejadian. Namun tidak menceritakannya kepada orang tua korban. Demikian dengan Korban yang juga tidak berani berterus terang. Karena kepergok, AG sempat cekcok dengan istrinya yang kemudian terdengar ibu korban. Dari situlah, ibu korban menanyakannya langsung kepada korban. Pengakuan korban sungguh mengejutkan. Untuk menghindari adanya aksi main hakim sendiri, Kapolsek Sarjan, mengaku memerintahkan anggotanya mengamankan AG ke Polsek. Selanjutnya korban dibawa ke puskesmas untuk divisum. Hasilnya menyebutkan terdapat luka lecet di kelamin korban.

Baca Juga  Silaturahim Perdana, Kapolda Tomsi Temui Gubernur dan Danrem

Dalam pemeriksaan, korban mengakui diperkosa pamannya dengan cara mulutnya dibekap dan tangannya diikat. Meski demikian keterangan korban masih berubah-ubah. Saat dikonfrontir, sang paman mengaku hanya memegang payudara korban. Untuk saat ini pihaknya masih mendalami keterangan sejumlah saksi, termasuk istri terduga pelaku. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.