Lima Desa di Alas Diterjang Banjir, 1000 Rumah Terendam

oleh -11 views
korban banjir yang dievakuasi

SUMBAWA BESAR, SR (12/12/2016)

Lima desa di wilayah Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, diterjang banjir, Senin (12/12) sore tadi. Musibah itu menyebabkan sekitar 1.000-an rumah penduduk terendam. Empat rumah di antaranya bergeser, dan saluran irigasi di Desa Juran Alas, putus. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya ada yang terjebak dan berhasil dievakuasi. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.  Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa sudah turun ke lapangan dan membangun Posko Tanggap Darurat di Kantor Desa Kalimango. Meski demikian warga yang terkena banjir lebih memilih tinggal di rumah keluarga, karena kondisi rumahnya tidak terlalu parah. Sementara Taruna Siaga Bencana (TAGANA) standby di Dinas Sosial untuk menunggu perintah dan koordinasi dari BPBD.

Camat Alas, Heri Heryanto Diaz S.Sos yang dihubungi SAMAWAREA, mengatakan, banjir itu berasal dari luapan Brang Ode dan Brang Rea, Desa Marente. Air yang meluap sejak pukul 16.00 Wita ini merendam seribuan rumah di Desa Juran Alas, Kalimango, Desa Baru, Desa Dalam dan Desa Luar. Meski tidak terlalu parah, namun luapan air sungai pada tahun ini volumenya lebih meningkat dari tahun lalu. Selain itu ada beberapa lingkungan yang sebelumnya tidak terkena kini ikut terendam. “Ada 1000-an rumah yang terendam, dan paling parah di dekat bantaran sungai, rendamannya hingga mencapai 2—3 meter,” kata Heri—akrab mantan Camat Badas ini disapa, seraya mengaku sampai saat ini, di Karang Dalam air masih tergenang dan belum surut. Pasalnya, air terhalang tanggul mengingat lubang pembuangannya kecil.

Baca Juga  Minimalisir Keluhan Pelanggan, Dirut PDAM Ungkap Kondisi dan Strategi

Mengingat banjir di Alas terjadi setiap tahun, Camat Heri mengusulkan beberapa solusi. Yaitu pelebaran dan pengerukan sungai agar tidak sempit dan dangkal, pemasangan dan meninggikan talud di sejumlah titik. Kemudian wilayah yang terdampak langsung seperti di bantaran sungai harus direlokasi. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.