Mahasiswa UTS Kenalkan Pupuk Cair Berbasis Mikroba Endofit

oleh -71 views

SUMBAWA BESAR, SR (02/12/2016)

Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) memperkenalkan Pupuk Organik Cair Berbasis Mikroba Endofit kepada para petani di Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwis, belum lama ini. Pupuk tersebut merupakan salah satu teknologi tepat guna hasil karya mahasiswa UTS yang tergabung dalam Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Follow Up. Saat Grand Launching pupuk yang bermanfaat dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman ini, hadir di antaranya Kepala UPT. Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura kabupaten Sumbawa, perangkat Desa Kerekeh, perwakilan kelompok tani, dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKN UTS menjelaskan tentang potensi mikroba endofit, sekaligus melakukan demonstrasi proses pembuatan pupuk organik.

Demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Mikroba Endofit
Demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Mikroba Endofit

Perwakilan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Syahri memaparkan, bahwa pupuk organic yang dihasilkan mahasiswa sangat potensial untuk dikembangkan dalam skala luas. Sejalan dengan program dari Kementerian Pertanian, penggunaan pupuk kimia akan semakin dikurangi mengingat banyaknya bahaya yang ditimbulkan. Dengan pupuk ini diyakini aman bagi tanaman karena terbuat dari bahan alami. “Dengan teknologi pupuk organic yang berbahan dasar alami dapat mengurangi dampak buruk lingkungan, masalah kesehatan dan meningkatkan harga jual dari komoditas pertanian tersebut,” jelasnya.

Pembagian Pupuk Kerekeh Group ke perwakilan kelompok Tani
Pembagian Pupuk Kerekeh Group ke perwakilan kelompok Tani

Sementara Mochammad Isro Al Fajri—Ketua Kelompok 2 KKN UTS, mengatakan, kegiatan itu  adalah program andalan kelompoknya untuk dapat menerapkan ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah yang kemudian diterapkan secara luas untuk kesejahteraan masyarakat. “Kami tidak bisa mengklaim pupuk ini lebih baik dari pupuk yang ada di pasaran. Tetapi kami harapkan pupuk ini dapat menjadi alternatif lain bagi petani yang kesulitan baik dalam masalah modal dan kesulitan mengakses pupuk dari pemerintah, mengingat harganya yang terjangkau,” ujarnya.

Baca Juga  Pembukaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB, Meriah

Fajri—akrab dia disapa menyebutkan, literatur dan penelitian merupakan landasan utama dalam merancang dan membuat pupuk organic cair berbasis mikroba endofit. Pupuk ini memiliki kelebihan dan berbagai manfaat serta tidak membawa dampak buruk bagi lingkungan karena terbuat dari bahan alami serta mengandung mikroba tanah yang mampu mempercepat pertumbuhan tanaman pangan.

Diakui Fajri, antusiasme masyarakat Desa Kerekeh yang mengikuti acara tersebut sangat besar. Hal ini ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan dari peserta kegiatan. Masyarakat berharap pupuk organic yang diberikan mampu memberikan manfaat lebih daripada penggunaan pupuk kimia. Pupuk organic cair berbasis mikrobat endofit ini juga dinilai lebih ekonomis karena biaya produksi 3 kali lebih murah dari pupuk kimia maupun pupuk organik cair yang telah dikomersialkan di pasaran.

Penyerahan pupuk kepada Dinas Pertanian, tanaman pangan dan Holtikultura oleh Ketua kelompok KKN UTS Desa Kerekeh
Penyerahan pupuk kepada Dinas Pertanian, tanaman pangan dan Holtikultura oleh Ketua kelompok KKN UTS Desa Kerekeh

Di bagian lain, Fajri mengungkapkan tujuan dari acara itu adalah menjadikan Desa Kerekeh sebagai desa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pupuk untuk bertani. Kehadiran pupuk ini diharapkan menjadi solusi dalam menjawab tingginya harga pupuk dan terbatasnya stok pupuk kimia. Sampai tahap ini, mahasiswa maupun pihak desa berharap mendapatkan hasil yang positif dari pemakaian pupuk organic cair tersebut sehingga tidak menutup kemungkinan dapat diproduksi skala luas. Dalam proses uji coba ini, masyarakat memanfaatkannya untuk tanaman pekarangan seperti cabe, tomat, terong dan sayuran lainnya. Pupuk organic cair berbasis mikroba endofit ini diberikan brand “Pupuk Organic Cair Kerekeh Group dengan tagline “sila mo sia kenang” (Silakan anda gunakan atau manfaatkan). (JEN/SR)

bang-zul-gubernur-ntb

No More Posts Available.

No more pages to load.